Pemerintah Pasbar Minta Hewan Kurban Dilaporkan untuk Diperiksa

"Hewan kurban harus diperiksa kesehatannya terlebih dahulu"
ilustrasi (net)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Dinas Tanaman Pangan Hoktikultura Dan Peternakan Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) meminta penyedia atau peserta kurban untuk segera melaporkan hewan kurban agar bisa diperiksa kesehatannya.

"Hewan kurban harus diperiksa kesehatannya terlebih dahulu, sebelum dilakukan pemotongan di hari Raya Iduladha," kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Pasbar, Doddy San Ismail di kantornya, Jumat 2 Agustus.

Jika terhadap hewan kurban yang sudah disembelih ditemukan cacing hati nantinya (fasciola), maka dagingnya tidak layak dikonsumsi oleh manusia dan harus dikubur karena akan menimbulkan penyakit.

Karena itu, agar tidak terjadi kerugian sebaiknya diperiksakan terlebih dahulu kepada petugas pusat kesehatan hewan terdekat, agar nantinya hewan kurban yang akan disembelih benar-benar sehat dan layak dagingnya dikonsumsi.

Disamping itu, bagi hewan kurban cacat hendaknya tidak dijadikan kurban sebab tidak memenuhi syarat. "Hewan cacat tidak boleh di jadikan kurban, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014.

Dia mengaku, menjelang hari raya Iduladha, pihaknya telah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di beberapa tempat penjualan hewan, diantaranya di Kecamatan Luhak Nan Duo dan Kecamatan Kinali.

"Kami telah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di tempat penampungan sapi warga. Sejauh ini telah dilakukan pemeriksaan sebanyak 96 ekor sapi dengan jenis varian Bali Bali dan PO," ungkap Doddy. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di seluruh wilahah Kabupaten Pasbar hingga Hari H pemotongan, untuk memastikan hewan kurban bebas dari penyakit," ujarnya.

Irfan Pasaribu