Begini Cara Nagari di Limapuluh Kota Memanfaatkan Dana Desa

"Kita memilih untuk melatih warga melalui ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memasak masakan modern untuk menyikapi lokasi pasar yang jauh di pusat kota"
Pelatihan memasak untuk ibu-ibu PKK di Sungai Kamuyang. (Ist)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Untuk memastikan pemanfaatan dana desa dapat menyentuh langsung ke masyarakat di daerahnya, Nagari Sungai Kamuyang Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota mendatangkan pakar kuliner masakan modern dari Yuyun Anwar Institute Surabaya untuk melatih ibu-ibu membuat masakan modern yang cocok dipasarkan terhadap kaum milenial.

Wali Nagari Sungai Kamuyang, Irmaizar mengatakan warga dilatih untuk mengolah semua jenis kuliner tradisional dan bahan dari alam menjadi makanan modern terutama ala crispy.

"Kita memilih untuk melatih warga melalui ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memasak masakan modern untuk menyikapi lokasi pasar yang jauh di pusat kota," kata Irmaizar, Jumat (2/4).

Menurutnya, adanya pelatihan tersebut akan membuat ibu rumah tangga mampu memanjakan keluarga dengan makanan yang tak kalah enak dibandingkan masakan yang dibeli di luar.

"Tujuannya juga untuk membantu ekonomi, jadi di samping keuntungan pribadi juga untuk menggerakkan ekonomi keluarga," jelasnya.

Peserta pelatihan sendiri sebanyak 40 orang dari semua kelompok umur.

"Jika melakukan studi banding akan menghabiskan biaya yang sangat tinggi dan dengan menghadirkan narsum kita bisa tepat sasaran dan hemat," ujarnya.

Menurutnya, dengan menghadirkan langsung pakar kuliner masakan modern bisa langsung berinteraksi dengan pelaku ekonomi sedangkan dengan studi banding hanya para pejabat tertentu.

Sementara itu pemateri sebagai pakar kuliner modern ala crispy, Farin YAI mengatakan ia mengenalkan cara mengolah makanan counting food.

"Ayam yang dilumuri dengan tepung crispy ala kentucky supaya ibu-ibu jadi wirausaha dan tidak ketinggalan dengan produk yang ada sekarang," ujarnya.

Ketua PKK Nagari Sungai Kamuyang, Okti Susiarti mengatakan pelatihan ini juga diproyeksikan agar warga Sungai Kamuyang mampu mengambil peluang pasar di sekitar objek wisata pemandian ... Baca halaman selanjutnya