Pemkab Tanah Datar Genjot Pajak Restoran dan Rumah Makan Untuk Tingkatkan PAD

"Pemungutan pajak rumah makan dan restoran ini menggunakan sistem billing atau bukti transaksi pembayaran"
Ilustrasi (Net)

TANAH DATAR, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar - Sumbar berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menggenjot pajak restoran dan rumah makan.

"Saat ini kita melakukan imbauan dan sosialisasi dengan memasang spanduk pemberitahuan ke beberapa rumah makan dan restoran yang memiliki potensi pajak," kata Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tanah Datar Adrion Nurdal di Pagaruyung, Jumat 2 Agustus 2019.

Ia menyebut pemungutan pajak rumah makan dan restoran ini menggunakan sistem billing atau bukti transaksi pembayaran, dimana setiap orang yang makan harus ada bill-nya.

Menurutnya, selama ini pendapatan pajak restoran dan rumah makan cukup rendah, untuk itu perlu ditingkatkan dengan memungut pajak menggunakan sistem billing ini langsung kepada pemilik restoran dan rumah makan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendapatan non PBB dan non BPHTB Bakeuda Tanah Datar Elno Pembri menyampaikan tahap awal ini ada 20 restoran dan rumah makan yang dipasang imbauan pakai Billing diantaranya RM Sinar Pagi, Ambun Pagi, Aroma dan Purnama dan yang lainnya.

“Dengan menggunakan sistem Billing ini diharapkan pendapatan pajak akan meningkat karena pemilik restoran dan rumah makan harus menyetorkan pajak sesuai dengan jumlah bill yang terpakai,” tuturnya.

Ia menjelaskan jumlah ini memang sedikit dari potensi yang ada dimana ada sebanyak 105 objek pajak rumah makan, namun yang masuk kategori wajib pajak baru sebanyak 69 buah.

"Sisanya tidak masuk dalam kategori karena pendapatannya masih dibawah Rp.350.000," ujarnya.

[Irfan Taufik]