Abrasi Ancam Tugu Merpati Perdamaian, Pemko Padang Lakukan Tindakan Ini

"satu atau dua hari ini akan dipasang karung berukuran besar berisikan pasir untuk penahan ombak. Tinggi tumpukan karung nanti mencapai dua meter"
Tugu Merpati Perdamaian (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota Padang akan memasang karung berisi pasir untuk mengantisipasi abrasi yang mengancam Tugu Merpati Perdamaian yang terletak di Pantai Padang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Arfian mengatakan, pemerintah akan memasang karung berisikan pasir setinggi dua meter di lokasi tersebut. Pemasangan karung berisikan pasir itu dipasang untuk menahan ombak.

Karung tersebut akan disebar mengelilingi di bagian belakang kawasan Monumen Merpati Perdamaian.

"Dalam waktu dekat, satu atau dua hari ini akan dipasang karung berukuran besar berisikan pasir untuk penahan ombak. Tinggi tumpukan karung nanti mencapai dua meter," ujarnya.

Menurutnya rencana pemasangan tumpukan karung pasir itu dilakukan setelah peninjauan yang dilakukan langsung Wali Kota Padang Mahyeldi Ansarullah beserta dinas terkait.

"Sabtu kemarin sudah dipantau oleh Pak Wali Kota dan dinas terkait. Insyaallah, jadi Dinas Pekerjaan Umum telah menindaklanjuti untuk meminta bantuan dari Balai Wilayah Sungai untuk pemasangan karung berisikan pasir itu," lanjutnya.

Ia mengatakan sebelumnya kerusakan Monumen Merpati Perdamaian juga pernah terjadi akibat abrasi. Saat itu pihaknya juga telah berupaya memasang karung penahan ombak.

"Yang pertama itu sudah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum namun terkendala anggaran, sekarang sudah kami surati kementerian untuk nanti dibuat penahan ombak (seawall), tapi tunggu keputusan. Untuk sementara ini ya hanya bisa pakai karung dulu," lanjutnya.

Sementara untuk perbaikan yang rusak saat ini, Arfian mengaku belum bisa dilakukan pihaknya. Karena Monumen Merpati Perdamaian masih merupakan aset dari Lantamal II Padang.

"Untuk perbaikan yang rusak sekarang kita akan koordinasikan dengan Lantamal II Padang. Karena Monumen Merpati Perdamaian ini masih merupakan aset TNI Angkatan Laut," tutupnya. [Halbert Caniago]