Polres Limapuluh Kota Musnahkan Ganja Kering Seberat 176 Kg

"Barang bukti itu adalah jumlah terbesar yang pernah dimusnakahkan polres daerah tersebut."
Proses pembakaran ganja kering seberat 176 kg di Mako Polres Limapuluh Kota. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Polres Limapuluh Kota memusnahkan barang bukti narkoba jenis ganja kering siap edar seberat 176 kilogram di Lapangan Mako Polres, Sarilamak, Senin (5/8). Barang bukti itu adalah jumlah terbesar yang pernah dimusnakahkan polres daerah tersebut.

Barang bukti yang dimusnahkan tersebut adalah hasil pengungkapan yang dilakukan Satresnarkoba Limapuluh Kota selama operasi antik yang telah tuntas dilaksanakan pada 31 Juli lalu.

Dalam prosesnya, pemusnahan barang bukti itu dilakukan dengan cara dibakar di dalam tong. Dan pada kesempatan itu juga dihadirkan salah seorang tersangka HF yang diduga pemilik barang haram itu.

"Hari ini (Senin, 5/8) kita musnahkan narkoba jenis ganja kering kurang lebih seberat 176 kg, hasil operasi antik 2019," kata Kapolres Lima Puluh Kota AKBP Haris Hadis usai pemusnahan barang bukti tersebut.

Terkait tersangka, ia mengaku pihaknya melakukan pengejaran terhadap dua tersangka lain yang diduga merupakan rekan HF.

"Sementara ada dua lagi yang kita lakukan pengejaran, mudah-mudahan masih ada pengembangan lain," katanya.

Dikatakannya, berdasarkan data yang ada, pemusnahan ganja kering seberat 176 kg tersebut adalah jumlah penangkapan terbesar di Polres Limapuluh Kota.

"Kita apresiasi kinerja Satresnarkoba dan jajaran. Kami harap tetap semangat dan tetap bekerja keras," lanjutnya.

Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo yang ikut hadir pada proses pemusnahan ganja kering tersebut berharap, seluruh tokoh masyarakat ikut berperan aktif dalam memberantas peredaran narkoba di daerah tersebut.

"Ini tidak hanya tugas polisi saja. Tapi peran seluruh masyarkat, niniak mamak, serta tokoh agama untuk menghentinkan peredaran narkoba ini. Jangan sampai karena teriming-imingi oleh harta yang sesaat jadi melakukan tindakan melanggar hukum dan agama. Mudah-mudahan ini jadi tersangka terakhir yang merupakan putra ... Baca halaman selanjutnya