19 RS di Sumbar Turun Kelas, Pengamat: Bentuk Perbaikan Layanan dan Menyelamatkan BPJS

"penurunan tipe ini mulai dari tipe A menjadi tipe B, tipe B menjadi tipe C, tipe C menjadi tipe D"
Pengamat Hukum Kesehatan Universitas Eka Sakti Firdaus Diezo (Istimewa )
seperti itu," jelasnya.

Dijelaskannya, dari satu sisi BPJS yang sedang defisit harus diselamatkan, dengan cara Class Review pembayaran menjadi tepat sasaran. Apalagi uang iuran BPJS seperti Penerim Bantuan Iuran (PBI) berasal dari pemerintah. Kemudian harapan masyarakat kebanyakan dari BPJS sangat tinggi untuk mendapatkan pemerataan layanan kesehatan.

"Kemudian terkait kepastian layanan terhadap masyarakat, mereka yang dirujuk ke rumah sakit tipe B, padahal seharusnya tipe B ini sudah turun tipe ke C, tentu masyarakat tidak mendapatkan layanan semestinya. Mereka seharusnya berobat Pasa dokter spesialis tidak mendapatkan itu, baik dalam pelayanan alat kesehatan," ulas lulusan Hukum Kesehatan Universitas Kebangsaan Malaysia itu.

Menurutnya, rumah sakit harus bisa mempertahankan standar dengan standardisasi yang telah ditetapkan. jika tidak itu bagian dari resiko mereka. Bahkan dari rumah sakitpun bisa menjadi klinik.

"Itu kewajiban rumah sakit memenuhi standar seperti sarana prasarana penunjang, jumlah dokter, alat kesehatan dan lainnya. Masyarakat harus mendapat haknya dan BPJS membayarkan sesuai tipe rumah sakit ," tukasnya. (*)