UPTD Keswan Payakumbuh tak Keluarkan SKKH untuk Hewan Kurban Bunting

"Kita terus sosialisasikan agar pemotongan hewan betina produktif tidak dilakukan, termasuk hewan yang sedang bunting. Jika ditemukan tentu kita rekomendasikan untuk diganti dan tidak kita keluarkan SKKH-nya,"
Pemeriksaan hewan oleh UPTD Keswan Payakumbuh. (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Untuk meminimalisir pemotongan sapi betina produktif pada Idul Adha 1440 H nanti, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskeswan Dinas Pertanian Kota Payakumbuh tidak akan mengeluarkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) untuk hewan kurban betina yang dalam kondisi bunting.

Kepala UPTD Keswan Kota Payakumbuh, dokter hewan (drh) Trisna Yesy menyebut, dalam beberapa hari terakhir pihaknya sudah mengeluarkan SKKH untuk 400 ekor hewan ternak di daerah itu.

"Dari sekitar 1.900 hewan ternak kurban di Payakumbuh pada 2019 ini, sekitar 400 ekornya diantaranya telah kita berikan SKKH," katanya, Rabu (7/8).

Drh Trisna Yesy menyebut, SKKH itu diberikan kepada masyarakat atau kelompok masyarakat yang mengelola hewan kurban untuk disembelih pada lebaran Idul Adha nanti.

"Sebelum SKKH tersebut diberikan, petugas terlebih dahulu melakukan pemeriksan kesehatan hewan ke kandang-kandang tempat sapi tersebut dipelihara," jelas drh Trisna.

Petugas keswan yang juga didampingi dokter hewan itu, tidak saja memeriksa kesehatan hewan secara fisik atau kasat mata, namun juga melakukan pemeriksaan terhadap hewan apakah sedang bunting atau tidak, jika kondisi hewan tidak sehat maupun bunting, petugas tidak akan mengeluarkan SKKH dan merekomendasikan untuk mengganti hewan kurban itu.

"Kita terus sosialisasikan agar pemotongan hewan betina produktif tidak dilakukan, termasuk hewan yang sedang bunting. Jika ditemukan tentu kita rekomendasikan untuk diganti dan tidak kita keluarkan SKKH-nya," jelasnya.

Diantara pemeriksaan yang dilakukan adalah meliputi, pemeriksaan gigi, hidung, telinga, kulit serta penyakit lainnya. Setelah dinyatakan sehat, petugas akan memberikan SKKH kepada warga yang mengelola hewan kurban masyarakat tersebut.

Sementara Lurah Sungai Durian Kecamatan Latina, Nur Asiah menyambut baik dilakukannya pemeriksaan kesehatan hewan yang dilakukan tim keswan dari UPTD ... Baca halaman selanjutnya