Kampung Nelayan Padang Pariaman Kembali Abrasi, Belasan Bagunan Rusak dan Sekolah Terancam

"Kami ingin, Pemerintah datangkan alat berat ke sini. Lalu membuat pembatas ombak dengan susunan batuan besar"
Perkampungan Nelayan di Kawasan Pasir Baru, Kecamatan Sungai Limau kembali "dihantam" abrasi, Kamis 8 Agustus 2019 (KLIKPOSITIF/ Rahesa)
Baru Ali Murtin, saat ditemui di lokasi mengatakan, bibir pantai sudah bergeser 200 meter.

"Dulu bibir pantai tidak di situ, " sebut Ali Murti sambil menujuk arah pantai.

Sebelumnya, jelas Ali Murti, warga telah goro bersama membuat pembatas ombak menggunakan pasir yang dibungkus karung, namun perihal itu sia-sia. "Tak bisa menahan abrasi, " ungkapnya.

"Kami ingin, Pemerintah datangkan alat berat ke sini. Lalu membuat pembatas ombak dengan susunan batuan besar. Itu baru solusi. Kalau diharapan upaya dari kami selaku warga tak dapat berbuat banyak. Ini abrasi, ombak besar yang menerpa kawasan kami, " tutur Ali Murtin yang juga sebagai Ketua salah satu Koperasi Unit Desa di kawasan Pasir Baru. (Rehasa)