Percobaan Bios 44 di Sawahlunto, Hasilkan Padi 4,97 Per Hektare

"Hasilnya dari musim tanam sebelumnya tanpa menggunakan Bios 44 sebanyak 2,64 ton per hektare, setelah menggunakan Bios mampu menghasilkan 4,97 ton per hektare. Jadi kita surplus 2,33 ton"
Dandim 0310/SS Letkol Dwi Putranto, Direktur BMK Jhon Reflita dan Petani Saat Panen Hasil Percobaan Bios 44 di Sawahlunto (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Percobaan Bios 44 pada tanaman padi mulai menampakkan hasil. Hal tersebut ditemukan saat panen di areal sawah Kelompok Tani Pasaunan, Desa Talawi Mudik, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto.

Percobaan tersebut, melibatkan kerjasama Kelompok Tani Pasaunan dengan CV. Bara Mitra Kencana (BMK) serta Komando Distrik Militer (Kodim) 0310/SS. Komandan Distrik Militer (Dandim) 0310/SS Letkol Dwi Putranto mengatakan, penanaman benih padi di lahan percobaan ini dimulai pada 3 bulan yang lalu atau 6 Mei 2019 lalu di sawah tadah hujan.

"Hasilnya dari musim tanam sebelumnya tanpa menggunakan Bios 44 sebanyak 2,64 ton per hektare, setelah menggunakan Bios mampu menghasilkan 4,97 ton per hektare. Jadi kita surplus 2,33 ton," katanya, Senin 8 Agustus 2019.

Ia menambahkan, dilahan yang dulunya ditanam padi hasil (Busung) sekarang sudah punya hasil. Atas keberhasilan itu, dan dilihat juga dari daerah lain, sekarang ini, untuk program TNI Angkatan Darat sendiri, penggunaan Bios 44 sudah didorong di TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD).

Ia menegaskan, penggunaan Bios 44 bagi petani tanpa ada niat komersial dan paksaan, hasilnya dapat dilihat bersama-sama. Untuk diketahui, lanjutnya, Bios 44 diusung oleh Danrem Wirabraja Brigjen Kunto Arief Wibowo sewaktu menjadi Dandim Palembang.

Sementara itu, Direktur Utama BMK sekaligus Pembina Kelompok Tani Pasaunan Jhon Reflita mengatakan, menggunakan Bios merupakan bagian dari Corporate Sosial Responsibility (CSR) perusahaannya.

Ia menambahkan, selama ini melihat petani yang menggunakan sawah tadah hujan hanya dapat sekali panen dalam setahun, sementara hasilnya minim.

"Yang harus dicari itu solusinya, bagaimana panen yang sedikit dengan hasil yang maksimal. Bios 44 ini bisa menjadi solusi untuk kedepannya. Meski begitu, kita akan terus melakukan percobaan-percobaan, mana yang bisa menghasilkan panen maksimal," ujarnya.

"Mudah-mudahan karena ... Baca halaman selanjutnya