Syahril, Delapan Tahun Raup Rezeki dari Jual Bendera Keliling Jelang HUT RI

"Dalam sehari dia menghasilkan uang rata-rata Rp350 ribu hingga Rp400 ribu, dan pendapatan akan bertambah sepekan sebelum hari kemerdekaan bisa mencapai Rp900 ribu hingga Rp1 juta rupiah."
Perayaan HUT RI membawa berkah tersendiri bagi Syahril (65), seorang bapak yang menghidupkan 10 orang anak dengan menjual bendera keliling. (KLIKPOSITIF/ Rahesa)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Perayaan HUT RI membawa berkah tersendiri bagi Syahril (65), seorang bapak yang menghidupkan 10 orang anak dengan menjual bendera keliling.

Syahril merupakan warga Desa Sungai Sariak, Pariaman. Pekerjaan menjual bendera sudah dilakoninya selama delapan tahun. Berbekal sepeda motor buntut ia jajakan merah putih pada warga yang lalu lalang.

"Saya sudah mulai melakukan pekerjaan ini dari delapan tahun yang lalu tepatnya sejak Tahun 2011. Saya mulai berkeliling dari tanggal 1 hingga 16 Agustus untuk menjual bendera, dan tanggal 17 Agustus saya lebih banyak menjual pernak-pernik untuk pawai", ungkap Syahril saat ditemui di Kelurahan Jalanbaru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kamis 8 Agustus 2019.

Bendera ini, kata Syahril, harganya bervariasi, mulai dari yang berukuran kecil untuk sepeda motor dengan harga Rp5 ribu, Rp10 ribu untuk mobil, dan bendera untuk rumah atau kantor dari harga Rp15 ribu hingga Rp65 ribu.

"Untuk bahan baku bendera tersebut saya beli sendiri di Kota Bukittinggi. Bahan tersebut dijahit sendiri oleh istri saya yang kebetulan juga mempunyai usaha jahit menjahit gorden dan menjelang perayaan hari kemerdekaan kami mulai sudah menjahit bendera dan atribut kemerdekaan itu," kata Syahril.

Bapak sepuluh anak ini mengaku sangat menikmati sekali usaha musimannya yang bisa mendatangkan keuntungan lebih untuk dirinya dan keluarga.

Dalam sehari dia menghasilkan uang rata-rata Rp350 ribu hingga Rp400 ribu, dan pendapatan akan bertambah sepekan sebelum hari kemerdekaan bisa mencapai Rp900 ribu hingga Rp1 juta rupiah.

Harapannya, semoga usaha yang ditekuninya bersama istrinya bisa berjalan lancar. "Mudah-mudah lancar dan saya diberi kesehatan oleh Tuhan," sebutnya. (Rehasa)