Ubur-ubur Terdampar di Pantai Sungai Pinang, Nelayan: Ini Musim Bu-bu

"Musim ini dinamakan musim bu-bu oleh kami di sini dan terjadi sekitar tiga tahun sekali,"
Ilustrasi (Pixabay)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ratusan ubur-ubur terdampar di Pantai Erong, Kenagarian Sungai Pinang, Kecamatan Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Fenomena tersebut diketahui terdampar di pesisir pantai di lokasi tersebut sejak Kamis 8 Agustus 2019 yang ditemukan oleh nelayan sekitar.

Salah seorang nelayan, Erman (54) mengatakan bahwa kejadian tersebut telah berlangsung sejak empat bulan yang lalu.

"Kejadian ini sejak empat bulan lalu, tapi belum banyak seperti saat ini," ujarnya saat diwawancarai, Jumat 9 Agustus 2019.

Ia mengatakan, hal tersebut memang sudah merupakan musim yang sering terjadi di lokasi tersebut seperti yang terjadi dewasa ini.

"Musim ini dinamakan musim bu-bu oleh kami di sini dan terjadi sekitar tiga tahun sekali," lanjutnya.

Menurutnya, musim ubur-ubur yang terjadi saat ini sudah kurang lebih tiga tahun tidak terjadi di daerahnya dan baru terjadi saat ini.

"Musim bu-bu ini baru terjadi kali ini, sudah cukup lama tidak terjadi sekitar tiga tahun lebih," sambungnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat David Andespin, mengatakan setahunya terjadi sejak dua pekan terakhir.

Ia mengatakan bahwa fenomena tersebut karena badai yang sering terjadi di daerahnya sejak dua pekan yang lalu.

"Kalau menurut saya, ini karena gelombang tinggi yang sering terjadi dan itu yang membuat ubur-ubur ini banyak terdampar," lanjutnya.

Ia mengatakan, ada dua pantai di tempat itu yang dipenuhi oleh ubur-ubur, yakni Pantai Erong dan Pantai Menjuto.

"Adanya ubur-ubur ini mengganggu nelayan karena saat menjaring ikan, banya ubur-ubur yang masuk dalam perangkap dan itu akan menahan air," lanjutnya.

Dengan itu, jaring yang ditebar oleh nelayan menjadi berat untuk diangkat. Selain itu, ikan yang akan ditangkap oleh nelayan juga menjadi sedikit. [Halbert Caniago]