Titik Api Karhutla di Pessel Mulai Berkurang

"Tingkat apinya sudah mulai menurun. Cuma masih ada asap. Dan dilihat di Lapan Hotspotnya sudah mulai hilang"
(Ist)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Sektor (Polsek) Lunang Silaut, Polres Pesisir Selatan, Sumatera Barat melaporkan tingkat api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di daerah setempat sudah mulai berkurang.

Kapolsek Lunang Silaut, Iptu Ramadhi Kurniawan mengungkapkan, hingga Selasa 13 Agustus 2019 sekitar pukul 14.27 WIB pihaknya masih melakukan pemantauan bersama tim gabungan, dan titik api sudah mulai terpantau menurun.

"Tingkat apinya sudah mulai menurun. Cuma masih ada asap. Dan dilihat di Lapan Hotspotnya sudah mulai hilang," ungkap Iptu Ramadhi Kurniawan saat dihubungi KLIKPOSITIF.

Ia menjelaskan, sejauh ini Karhutla di daerah setempat belum berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat. Sebab, selain titik api sudah menurun, lokasi juga berada jauh dari permukiman.

"Kalau untuk diluar, untuk udara masih terpantau seperti biasa dan masyarakat diluar juga masih beraktivitas seperti biasa," terangnya.

Sementera itu, semenjak Karhutla terjadi hingga saat ini pihaknya akan terus meningkatkan pemanatuan bersama tim terkait, kendati api dikatakan sudah mulai menurun.

"Masih terus memantau bersama TNI dan juga tim dari Polres. Untuk memastikan kondisi benar-benar aman," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim gabungan BPBD, TNI/Polri Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar mengaku pemadaman di lahan yang terbakar di daerah setempat terus meluas sampai sore hari Senin 12 Agustus 2019 kemarin.

Kasi Kedaruratan, BPBD Pesisir Selatan, Doni Boy menyebutkan, lahan yang terbakar memiliki medan yang berat. Selain sulit diakses kendaraan, tim juga terpaksa menyebarangi sungai untuk sampai ke titik api.

"Sampai sore tadi api belum bisa dipadamkan. Dan kondisi terus berpindah-pindah, dari lokasi yang dipadamkan ke lokasi lain," ungkap Doni Boy saat dihubungi KLIKPOSITIF.

Sesuai data hari Senin 12 Agustsus 2019 kemarin, diperkirakan luas lahan yang terbakar mencapau 50 hektar ... Baca halaman selanjutnya