Ini Cara Pemko Pariaman Budayakan Permainan Anak Nagari

"Banyak permainan sekaligus olahraga tradisonal menghilang semenjak teknologi berkembang, padahal semua permainan yang diciptakan oleh teknologi banyak membawa pengaruh negatif bagi anak-anak"
(Ist)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Pemko Pariaman budayakan permainan anak nagari melalui perlombaan olah raga tradisional tingkat Sekolah Dasar se Kota Pariaman, di GOR Rajo Bujang Karan Aur, Pariaman, Selasa (13/8/2019).

Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin, menyatakan kegiatan tersebut akan dijadikan agenda tahunan Pemko Pariaman yang dikelola oleh Disdikpora Kota Pariaman.

"Banyak permainan sekaligus olahraga tradisonal menghilang semenjak teknologi berkembang, padahal semua permainan yang diciptakan oleh teknologi banyak membawa pengaruh negatif bagi anak-anak. Dikalangan anak-anak dan remaja, bahkan orang dewasa pada saat ini olahraga tradisional sudah sangat awam bagi mereka, dan kurang diminati, " ungkapnya.

Kota Pariaman saat ini konsen dengan pengembangan pariwisata. Olahraga permainan tradisional ini, menjadi salah satu ajang yang dapat dijadikan sebagai kalender event wisata di tahun-tahun berikutnya. Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak Kota Pariaman dapat menjadi pewaris permainan tradisional, sehingga permainan tradisional ini akan kembali turun temurun.

"Sebenarnya ada 20 permainan tradisional yang patut kembali di kenalkan kepada anak - anak kita, ini merupakan tugas kita semua tidak hanya orang tua dirumah namun juga menjadi tanggung jawab guru - guru disekolah," tambahnya.

Sementara itu Kepala Disdikpora Kota Pariaman Kanderi mengatakan, "Kegiatan ini kita lakukan bertujuan untuk memupuk rasa cinta anak - anak terhadap permaianan tradisional. Tahun ini kita mengadakan 4 pertandingan dan semoga tahun depan bisa lebih banyak lagi permainan tradisional dan peserta tidak hanya sekolah dasar namun akan melibatkan siswa SMP ".

Ada 70 sekolah dasar se Kota Pariaman yang ikut dalam pertandingan olahraga tradisional. Dalam pertandingan ini yang akan dilombakan adalah cabor, engrang, tangkelek panjang dan ketapel.

" Untuk cabor peserta 5 orang ditambah 2 cadangan putra dan putri. ... Baca halaman selanjutnya