Banyak Peminat, BLK Sawahlunto Gelar Kembali Pelatihan Servis Handphone

"Jadi kita tambah anggaran pelatihan khusus untuk servis handphone ini. Sehingga dalam tahun ini BLK telah melaksanakan pelatihan servis handphone 2 paket, kursus menjahit 1 paket, pelatihan las 1 paket, pelatihan listrik dan penerangan 1 paket"
Pembukaan Pelatihan Servis Handphone di Rumah Kreatif BUMN Sawahlunto (Istimewa)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Dorong anak muda untuk memanfaatkan peluang di bisnis berbasis informasi dan teknologi. Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Sawahlunto menggelar pelatihan servis handphone.

Kepala Dinas Penamaan Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSP - Naker) Kota Sawahlunto Dwi Dharmawati mengatakan, pihaknya sengaja menambah satu paket pelatihan untuk servis handphone karena banyaknya peminat.

"Jadi kita tambah anggaran pelatihan khusus untuk servis handphone ini. Sehingga dalam tahun ini BLK telah melaksanakan pelatihan servis handphone 2 paket, kursus menjahit 1 paket, pelatihan las 1 paket, pelatihan listrik dan penerangan 1 paket," katanya di Rumah Kreatif BUMN Sawahlunto, Selasa 13 Agustus 2019.

Ia menambahkan, setiap paket pelatihan tersebut diikuti oleh 16 peserta, waktu pelatihannya selama 30 hari ditambah 20 hari magang di tempat sesuai dengan paket yang dipilih. Mereka yang mengikuti akan diberikan sertifikat dan kesempatan mengikuti uji kompetensi oleh BLK Provinsi Sumbar.

"Kalau mereka ikut pelatihan untuk servis handphone, magangnya di konter handphone. Begitu juga dengan kursus menjahit, magangnya di konveksi atau tailor yang cukup besar," ujarnya.

Lebih jauh ia menambahkan, untuk mengikuti perkembangan saat ini, pihaknya juga telah mengajukan proposal kerjasama ke PT. Bukit Asam. Pengajuan proposal tersebut, lanjutnya, karena terbatasnya anggaran pemerintah daerah dalam APBD.

"Kita juga ajukan proposal untuk pelatihan berbasis digital untuk mendorong anak muda memanfaatkan peluang bisnis online," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto Rovanly Abdams mengatakan, dengan adanya bekal pelatihan di BLK Sawahlunto, diharapkan anak muda dapat bersaing atau menciptakan lapangan kerja.

"Saya harap anak muda Sawahlunto harus jeli melihat dan memanfaatkan peluang usaha," katanya.(*)