Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan di Pessel

Tim gabungan saat memadamkan api di kawasan Pessel
Tim gabungan saat memadamkan api di kawasan Pessel (Istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF  -- Polres Pesisir Selatan ( Pessel ) menyelidiki penyebab kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Pessel - Sumbar. Diduga, ada sekitar 50 hektare lahan yang terbakar di kawasan Pessel .

"Untuk reskrim dan juga intel, saya telah perintahkan untuk melakukan penyelidikan," ungkap Kapolres Pesisir Selatan AKBP Fery Herlambang kepada KLIKPOSITIF , Selasa 13 Agustus 2019.

baca juga: Pelonggaran PSBB Tahap Tiga, Pemkab Pessel: Tetap Sesuai Protokol Kesehatan

Ia menjelaskan, kebakaran hutan dan lahan yang melanda di daerah itu terpantau semenjak Kamis (8/8) lalu melalui Lapan Hotspot.

"Jumat pagi, kita sudah duluan turun, dan sudah sampai ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). Kita dalami siapa yang punya lahan, kemudian apakah itu dibakar ataukah terbakar," terangnya.

baca juga: Akan Dibuka, Objek Wisata di Pessel Ini Malah Rusak Dihantam Gelombang Pasang

Untuk memastikan penyelidikan, pihaknya bakal memanggil Koperasi Bina Tani yang berada di TKP. Sebab, untuk mengungkap hal tersebut butuh keterangan yang kuat.

"Nanti dari sana kita lihat, kalau nanti memang ada lahan yang sengaja dibakar, kita proses sesuai hukum yang berlaku," tutupnya.

baca juga: Pemkab Pessel Jadikan PSBB Tahap Tiga Sebagai Transisi ke New Normal

Terpisah, Kapolsek Lunang Silaut, Iptu. Ramadhi Kurniawan mengungkapkan, hingga Selasa 13 Agustus 2019 sekitar pukul 14.27 WIB pihaknya masih melakukan pemantauan bersama tim gabungan, dan titik api sudah mulai terpantau menurun.

"Cuma masih ada asap. Dan dilihat di Lapan Hotspotnya sudah mulai hilang," ungkap Iptu Ramadhi Kurniawan saat dihubungi KLIKPOSITIF .

baca juga: Kontak Dengan Pasien COVID, 37 Tenaga Puskesmas di Pessel Dikarantina

Diberitakan sebelumnya, Tim gabungan BPBD, TNI/Polri Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumbar menyebut pemadaman di lahan yang terbakar di daerah setempat terus meluas sampai Senin 12 Agustus 2019 sore kemarin.

Kasi Kedaruratan, BPBD Pesisir Selatan , Doni Boy menyebutkan, lahan yang terbakar memiliki medan yang berat. Selain sulit diakses kendaraan, tim juga terpaksa menyebarangi sungai untuk sampai ke titik api.

[Kiki Julnasri]

Penulis: Iwan R