Fakultas Kedokteran Unand Hanya Punya 12 Guru Besar, Dekan: Bidang Keilmuan Sulit

"Walaupun begitu tahun ini ditargetkan 5 guru besar lahir dari Fakultas tersebut"
Pengukuhan dua guru besar dari Fakultas Kedokteran Unand (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Hingga hari ini Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang hanya mempunyai 12 guru besar. Jumlah tersebut sudah termasuk dua guru besar yang dikukuhkan kemarin (14/8) atas nama Prof.Dr. Eti Yerizel, MS dan Prof. Dr.dr Delmi Sulastri, MS, SpGK.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Dr. dr. Wirsma Arif Harahap, SpB (K)-Onk mengatakan, dari 190 dosen tetap 12 orang telah menjadi guru besar.

Menurutnya, di Fakultas Kedokteran memang agak sulit menjadi guru besar. Hal itu disebabkan bidang keilmuan agak sulit ditambah biaya riset yang cukup besar. Walaupun begitu tahun ini ditargetkan 5 guru besar lahir dari Fakultas tersebut.

"Minimal tahun 2021 kami punya 22 guru besar," ujarnya, Kamis, 15 Agustus 2019.

Fakultas terus mendorong doktor kepala menjadi guru besar dengan melakukan penelitian atau riset. Kemudian upaya lain, dosen muda digratis untuk S3.

"Kami terus dorong, tanpa mengurangi mutu dari dosen yang bersangkutan," katanya.

Sementara Rektor Universitas Andalas Prof. Tafdil Husni mengatakan, pihaknya menyediakan Rp 120 juta untuk satu guru besar. Setiap dosen yang sudah bergelar doktor berhak mendapatkan dana tersebut. Tentunya dengan mengikuti prosedur untuk menjual guru besar. 

"Semakin banyak guru besar di Unand ini semakin bagus. Kami berharap tiap tahun ada penambahan," ujarnya. (*)