2024, Tol Sumatera Akan Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

"awasan industri perlu tersambung lancar dengan inputnya, dan ingin Sumatera melakukan hilirisasi industri berbasis sumber daya alam"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pada 2024 jalan Tol Trans Sumatera dapat dijadikan penggerak pengembangan perekonomian masyarakat yang ada di sekitar pembangunan infrastruktur tersebut. "Di Sumatera sedang dibangun Jalan Tol Trans Sumatera, dengan harapan ekonomi di wilayah Sumatera dapat berkali-kali lipat," kata dia.

Menurut dia, jalan tol tersebut dapat menghubungkan simpul-simpul di Sumatera, misalnya Kawasan Industri Sei Mangke di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara didesain sebagai pusat pengembangan industri turunan kelapa sawit. "Berarti Sei Mangke butuh input Crude Palm Oil (CPO) yang datang dari berbagai tempat, dan supaya palm oil itu sampai di pabrik maka butuh akses, dan akses ini disediakan jalan tol," ujar Bambang.

Ia menjelaskan, kawasan industri perlu tersambung lancar dengan inputnya, dan ingin Sumatera melakukan hilirisasi industri berbasis sumber daya alam. Sumatera kaya sumber daya alam, tetapi daerah itu harus bisa mengkapitalisasi nilai tambah. Kalau punya sawit maka harus menjadi pengekspor nilai tambah sawit. Nilai tambah juga harus diciptakan di tempat sumber daya alam itu berada.

Karena itu, jalan tol menjadi koridor jawasanindustri. Begitu ada jalan tol, kawasan industrinya masuk. Pada tahun 2024, Jalan Tol Trans Sumatera diharapkan sudah tersambung dari Banda Aceh hingga Bandar lampung. Untuk itu, dia mengajak seluruh gubernur di Sumatera agar memiliki tekad yang sama. "Jadi, yang nanti menikmati nilai tambah dari sawit harus Sumatera itu sendiri, apakah Riau, Sumatera Utara, ataupun Sumatera Selatan," jelas dia dia.

Bambang mengungkapkan, bahwa pembangunan wilayah Sumatera akan diarahkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang mempunyai magnitude ekonomi memadai dengan orientasi daya saing nasional dan internasional serta pengembangan hub internasional sebagai outlet di Kawasan Barat Indonesia ... Baca halaman selanjutnya