BMKG Soft Launching Sistem Peringatan Dini Gempa

"Sistem ini akan memberikan informasi lebih dini sebelum gempa kuat melanda suatu kawasan"
(BMKG)
cepat, MRT, industri vital, pusat keramaian (mall), dan area pemukiman dan perkantoran.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut, saat ini BMKG merasa tidak cukup hanya dengan memberikan informasi parameter gempa bumi yang disebarkan sesaat setelah terjadi gempabumi.

"BMKG akan memasuki era baru dengan membangun Sistem Peringatan Dini Gempa Bumi (Indonesia Earthquake Early Warning System-InaEEWS). Sistem ini akan memberikan informasi lebih dini sebelum gempa kuat melanda suatu kawasan," ungkap Dwikorita.

Sistem ini, kata dia, tidak saja bermanfaat bagi masyarakat agar dapat bertindak lebih cepat menyelamatkan diri, tetapi juga dapat mengamankan objek vital berbasis respon instrumen. Sistem transportasi cepat, MRT, penerbangan dan industri penting dapat dinon-aktifkan seketika (shut down), beberapa detik lebih awal sebelum gempa menibulkan guncangan dan kerusakan.

"Sistem ini tidak bertujuan untuk meramal kapan terjadi gempa besar, tetapi lebih kepada memberi peringatan kepada masyarakat bahwa akan terjadi gempa kuat dalam hitungan beberapa detik hingga beberapa puluh detik ke depan," imbuh Dwikorita.

BMKG berpandangan bahwa peringatan dini gempa meskipun dalam hitungan detik sebelum terjadi gempa, akan sangat berarti untuk menyelamatkan jiwa manusia dari kecelakaan yang fatal.

Sementara itu, Deputi Geofisika, Dr. Muhamad Sadly, M.Eng. menuturkan teknologi EEWS yang akan dijadikan ujicoba pembangunan dan kerjasama ini mengacu kepada sistem EEWS di Negara China.

Informasi yang diberikan oleh sistem peringatan dini gempa ini mencakup estimasi intensitas gempa, waktu tiba gelombang S, estimasi magnitudo gempa, dan lokasi episenter gempa.

Menurut Chinese Northwest Seismology (2002) Vol. 22 menunjukkan adanya korelasi antara waktu peringatan dini gempa EEWS dan rasio berkurangnya korban jiwa. Jika tersedia waktu emas selama 3 detik maka rasio berkurangnya korban mencapai 14%. "Sedangkan jika tersedia ... Baca halaman selanjutnya