Dua Napiter di Sumbar Tak Dapatkan Remisi Hari Kemerdekaan

"Kedua narapidana tersebut tidak bersedia memenuhi persyaratan dengan menyatakan kesetiaan kepada NKRI"
ilustrasi (net)

PADANG, KLIKPOSITIF-- Dua orang narapidana teroris (napiter) tidak mendapatkan remisi pada hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun yang jatuh hari ini Sabtu, 17 Agustus 2019.

Tidak diberikannya remisi itu diketahui karena kedua narapidana tersebut tidak bersedia memenuhi persyaratan dengan menyatakan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kalau dilihat dari waktu (mendekam di Lapas) mereka sudah layak (dapat remisi). Tapi tidak memenuhi syarat yakni setia kepada NKRI," ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Sumatera Barat Sunar Agus, Sabtu 17 Agustus 2019.

Menurutnya, menyatakan kesetiaan terhadap NKRI merupakan syarat mutlak bagi narapidana khusus teroris untuk mendapatkan remisi. "Untuk pemberian remisi tahun ini ada sebanyak 2.956 orang narapidana yang tergabung dalam napi atas tindak pidana khusus dan umum," lanjutnya.

Menurutnya, kebanyakan mendapatkan remisi kemerdekaan adalah narapidana atas kasus pidana umum seperti pencurian, pembunuhan dan lain-lain.

Dalam pemberian remisi, acuan yang diambil Kemenkum Ham adalah perilaku selama menjalani masa hukuman di Lapas. Bila napi selalu berperilaku baik, maka akan terus mendapat remisi supaya masa hukumannya dapat terus dipersingkat.

"Semakin berperilaku baik, masa hukumannya semakin singkat," ujar Sunar.

Halbert Caniago