Empat Sekolah di Sijunjung Ikuti Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi

"empat sekolah tersebut, yakni Taman Kanak-kanak (TK) Siti Khadijah, Sekolah Dasar (SD) Negeri 01 Palangki, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 13 Sijunjung dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Sijunjung"
Tim Penilai LSS Tingkat Provinsi Sumbar di SMA Negeri 2 Sijunjung (Istimewa)

SIJUNJUNG, KLIKPOSITIF -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sijunjung Zefnihan mengatakan, pihaknya mengutus empat sekolah dari seluruh tingkatan untuk mengikuti lomba sekolah sehat (LSS) tingkat provinsi.

Ia menambahkan empat sekolah tersebut, yakni Taman Kanak-kanak (TK) Siti Khadijah, Sekolah Dasar (SD) Negeri 01 Palangki, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 13 Sijunjung dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Sijunjung.

"Kita pernah meraih kesuksesan di LSS tingkat nasional pada tahun 2010 oleh SMP Negeri 18 Sijunjung. Kita bertekad untuk mengulang itu kembali," katanya saat menyambut Tim Penilai LSS tingkat provinsi Sumbar di SMA Negeri 2 Sijunjung, Senin 19 Agustus 2019.

Ia mengungkapkan, keoptimisannya tersebut cukup beralasan, selain telah lama untuk mempersiapkan diri semaksimal mungkin, pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat bagi siswa, baik di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.

Salah satunya, sambungnya, kegiatan Jumpa Berlian yang diikuti dari anak TK hingga pelajar SMA serta masyarakat, yang sudah membudaya di Kabupaten Sijunjung.

"Banyak inovasi yang telah dilakukan sekolah untuk menerapkan perilaku hidup bersih. Dan itu sudah menjadi komitmen bersama. Semoga menjadi duta provinsi dan sekaligus juara nasional LSS," harapnya.

Ketua Tim Penilai LSS Masril mengatakan, penilaian ini dilakukan secara berjenjang, mulai dari kecamatan, kabupaten, provinsi dan nasional. Penilaiannya, lanjutnya, selain mendengar ekspos dari masing-masing sekolah, tim juga melakukan wawancara, pengamatan dan pemantauan di lapangan.

"Tidak fisik sekolah saja, tapi perilaku hidup bersih dan sehat siswa juga diamati," katanya.(*)