Orang Tua Miliki Peran Penting dalam Pola Asih, Asah dan Asuh Anak

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar Syahruddin dalam kegiatan Gerakan Pengasuhan Ayah pada Anak di Padang, Rabu (21/8)
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar Syahruddin dalam kegiatan Gerakan Pengasuhan Ayah pada Anak di Padang, Rabu (21/8) (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumbar Syahruddin mengungkapkan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam pola asih, asah dan asuh anak.

"Banyaknya kegagalan dalam pengasuhan anak, bukan karena kurangnya kasih sayang orang tua kepada anak, melainkan karena sebagian orang tua tidak tahu bagaimana cara mengasuh yang baik dan benar," ujar Syahruddin di Padang, Rabu (21/8).

Ia menjelaskan, keluarga merupakan tempat pertama dan utama untuk tumbuh kembang anak. Makanya melalui keluarga lah dapat disemaikan nilai-nilai yang akan membentuk karakter anak-anak, sebelum karakter mereka dipengaruhi oleh lingkungan luar.

Baca Juga

Atas dasar itulah pembangunan keluarga sangat perlu dilakukan, dimana salah satu tujuan dari Pembangunan Keluarga antara lain yakni meningkatkan kualitas anak dengan pemberian akses yang mendukung informasi, pendidikan penyuluhan dan pelayanan tentang perawatan, pengasuhan, dan perkembangan anak.

"Oleh karena itu, BKKBN melalui Program Pembangunan Keluarga selalu berupaya meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga," katanya.

Ketahanan Keluarga tersebut katanya dapat dicapai dengan melaksanakan 8 Fungsi Keluarga yaitu Fungsi Agama, Sosial Budaya, Cinta kasih, Perlindungan, Reproduksi, Sosialisasi dan Pendidikan, Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan.

Dengan 8 fungsi keluarga tersebut maka terciptalah keluarga berkumpul, keluarga berdaya, keluarga berbagi dan peduli merupakan komitmen bersama antara sesama anggota keluarga dalam meningkatkan kualitas ketahanan keluarga.

"Dalam suatu keluarga, tidak hanya seorang ibu yang harus berperan dalam mengasuh dan mendidik anak-anak balitanya, ayah juga memiliki peran yang sama pentingnya," kata Syahruddin lagi.

Pada saat sekarang Ayah tidak hanya berperan sebagai seorang pencari nafkah bagi anggota keluarganya, seorang ayah juga sebagai pelindung dan panutan bagi keluarga dan juga berperan dan terlibat dalam mengasuh dan mendidik anak-anak mereka.

Peran keterlibatan ayah dalam pengasuhan itu dapat dilihat dari segi perkembangan kognitif atau pikiran anak sehingga mempengaruhi anak jadi cerdas, lebih aktif, banyak kosa kata,lebih trampil, berperilaku baik, berprestasi di sekolah, dan bisa lebih sukses.

Selain itu, hal itu juga berpengaruh pada segi perkembangan sosio emosional atau perasaan anak, anak jadi baik, selalu bahagia, anak merasa aman, sehat mental, mudah bergaul, suka membantu, matang secara moral dan jarang bermasalah

"Bahkan ketika anak dapat tumbuh menjadi seorang dewasa yang bahagia dan dari segi perkembangan fisik, anak lahir selamat, anak jadi sehat, jarang sakit, tidak mudah celaka," tambahnya.

Melalui Kegiatan Gerakan Peran Pengasuhan Ayah itu diharapkan agar seluruh orang tua khususnya para ayah dan orang tua yang punya anak balita dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagaimana cara mendidik, mengasuh dan membentuk karakter anak balita dengan mengoptimalkan 8 Fungsi Keluarga dan 9 indikator menjadi orang tua hebat.

"Dari keluarga semua dimulai, generasi-generasi emas bangsa akan diciptakan dari keluarga yang tangguh, yang tahan terhadap godaan dan maju menghadapi tantangan," jelasnya.(*)

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Khadijah