Satpol PP Pessel Tegaskan Akan Tertibkan Seluruh Galian C Ilegal

"Benar, pelaku eksploitasi galian pada daerah aliran sungai (DAS) dan pantai yang dapat merusak tebing yang berpotensi menimbulkan kerusakan akan kami tindak"
Petugas Pol PP saat mengamankan satu unit mesin dompeng di Kenagarian Talang TS Kambang, Kecamatan Lengayang (Ist)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Pesisir Selatan bakal menertibkan seluruh aktivitas galian C yang diduga melanggar Perda 01 Tahun 2016 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), pasal 20 huruf d.

"Benar, pelaku eksploitasi galian pada daerah aliran sungai (DAS) dan pantai yang dapat merusak tebing yang berpotensi menimbulkan kerusakan akan kami tindak," ungkap Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Pessel, Dailipal di Painan, Kamis 22 Agustus 2019.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya selalu mewanti-wanti pelaku atau setiap pemilik galian C untuk tidak melakukan lagi aktivitasnya. Sebab, hal itu sudah sering disosialisasikan dan pendekatan langsung secara persuasif.

"Bahkan yang bersangkutan sudah ada yang menandatangani surat pernyataan secara tertulis dihadapan petugas. Namun, kenyataannya mereka masih melakukan kegiatan yang sama," terangnya.

Seperti pada penertiban Rabu 21 Agustus lalu, dikatakan adapun alat galian C yang diduga ilegal disita petugas di Talang TS Kambang, Kecamatan Lengayang. Sementara lainnya, di daratan Merantih Lakitan juga ditemukan satu unit mesin namun, sudah tidak beroperasi lebih kurang selama tiga bulan.

"Seluruh barang bukti kami bawa ke Mako Pol PP Painan untuk diamankan. Selama giat di lapangan tidak ada perlawanan. Personil yang kami kerahkan saat itu sekitar 30 orang," katanya lagi.

Dailipal menyarankan, bagi pemilik galian C di daerah itu sebaiknya melakukan pengurusan izin sesuai aturan yang berlaku di Pesisir Selatan. Maka jika tidak, pihaknya bakal terus melakukan penertiban meski banyak diantara pelaku kucing-kucingan.

"Sebaiknya harus ada izin dulu dari dinas terkait. Pengurusannya sangat mudah. Jika tidak maka akan kami tindak tegas," tutupnya.

(Kiki Julnasri)