Festival Pamalayu Resmi Diluncurkan, Sejarah Dharmasraya Diungkap dalam Seminar

"ide festival Pamalayu berangkat dari sejarah Ekspedisi Pamalayu pada 22 Agustus 1286."
(Ist)
ujarnya.

Sutan Riska berharap ahli dan sejarawan bisa meluruskan hal-hal yang dirasa janggal tersebut dalam seminar yang digelar tepat setelah peluncuran festival.

Selain itu, menurutnya, festival Pamalayu diharapkan menjadi pintu menjemput nilai-nilai kebaikan di masa lalu.

"Menurut pandangan kami, di masa lalu bangsa kita mempunyai peradaban tinggi yang selaras dengan alam. Manusia menjaga alam dengan baik dan alam melindungi manusia," katanya.

Sementara, saat ini, menurut Sutan Riska, berbagai kerusakan alam terjadi. "Seolah kita lupa bahwa kehidupan ini akan dilanjutkan oleh generasi berikutnya."

Melalui Festival Pamalayu, Pemkab Dharmasraya menurutnya ingin menyemai benih baru. "Benih yang lama disimpan dalam peradaban nenek moyang kita, kemudian kita tawarkan untuk masa mendatang," ujarnya.

Pemkab Dharmasraya bekerja sama dengan Tempo Media Grup dalam peluncuran festival dan seminar tersebuut. Sementara, untuk beberapa kegiatan lainnya bekerja sama dengan berbagai lembaga, antara lain Langgam Production. Sejumlah lomba, kegiatan seni, olah raga, pameran dan pesta rakyat telah disiapkan hingga berakhir pada 7 Januari 2002 nanti, saat Dharmasraya memperingati ulang tahun kabupaten ke-16.

Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid mengapresiasi gagasan Dharmasraya lewat Festival Pamalayu. "Kita perlu melihat kembali peristiwa bersejarah dalam sejarah kita dengan cara pandang yang mungkin berbeda dari apa yang selama ini kita kenal," katanya

Ekpedisi dalam dalam historiografi dan penulisan sejarah Indonesia kita, menurut Hilmar, adalah istilah yang dipakai oleh orang Belanda ketika membicarakan ekspansi kekuasaan mereka di seluruh Nusantara. "Bukan serangan atau agresi, tapi ekspedisi militer."

Boleh jadi, katanya, ekspedisi Pamalayu dianggap penakhlukan karena bernama ekspedisi. "Biasa dalam histografi, kita akan berhadapan dengan soal-soal semacam ini."

Melihat kembali istilah-istilah yang kita ... Baca halaman selanjutnya