Disparpora Upayakan Pacu Jawi Payakumbuh Masuk Kalender Event Pariwisata Sumbar

"Waktu pelaksanaan yang tidak tetap jadi salah satu kendala Disparpora Payakumbuh untuk memasukkan pacu jawi dalam kalender event pariwisata Sumbar"
Pacu jawi Payakumbuh. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh terus berupaya untuk memasukkan alek pacu jawi di daerah tersebut ke dalam kalender event pariwisata Provinsi Sumatera Barat.

Kadisparpora Payakumbuh, Elfriza Zaharman menyebut, salah satu kendala yang dihadapi pihaknya untuk memasukkan kegiatan pacu jawi Payakumbuh ke dalam kalender event pariwisata provinsi adalah jadwal pelaksanaan kegiatan yang sampai sejauh ini masih tentatif, waktu pelaksanaannya mengikuti jadwal panen padi di sawah yang digunakan panitia sebagai arena pacuan.

"Setiap pelaksanaan pacu jawi kita dari Disparpora selalu membantu dalam hal pembiayaan, seperti pemberian hadiah. Tapi karena waktu pelaksanaannya belum tetap kita masih kesulitan untuk memasukkannya ke kalender event pariwisata Provinsi Sumbar," kata perempuan yang karib disapa Cece itu, Jumat (23/8).

Menurutnya, potensi pacu jawi di Payakumbuh cukup besar. Dengan kekhasan yang tetap dipertahankan, ia cukup optimis, pacu jawi akan mampu menjadi salah satu kegiatan pariwisata yang mampu memancing wisatawan untuk berkunjung ke Payakumbuh.

"Untuk itu kami sudah mengumpulkan para ketua pelaksana pacu jawi yang ada di daerah kita ini untuk menyamakan presepsi," jelasnya.

Untuk tahun ini, pacu jawi dipastikan bakal kembali digelar di beberapa kecamatan yang ada di Payakumbuh. Dan dia berharap, semoga ke depannya bisa dibuat jadwal tetap pelaksanaan event tahunan itu.

"Mudah-mudahan tahun ini bisa semakin baik dan tahun-tahun selanjutnya semakin baik dan waktu pelaksanaannya bisa diatur sedemikian rupa," terangnya.

Pantuan KLIKPOSITIF pada beberapa kegiatan pacu jawi di Payakumbuh. Setiap pagelaran selalu ramai disaksikan oleh warga setempat dan juga oleh beberapa daerah lain, seperti Pekan Baru ataupun kabupaten kota lain di Sumbar. (*)