Hanyut, Petani Sawit di Pasbar Ditemukan Meninggal Dunia

"Seharian berada di kebun, sore itu korban melihat air sungai meluap dan melihat sepeda motornya mulai diseret air sungai. Kemudian korban berupaya mencoba berenang keseberang tempat motornya berada untuk menyelamatkan agar tidak terseret arus sungai."
Jasad korban Baringin Sagala saat ditemukan Tim SAR gabungan di pinggir Sungai Batang Siduampan (Ist)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Seorang petani ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di pinggir Sungai Batang Siduampan Jorong Siduampan, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Sabtu (24/8), sekitar pukul 13.30 Wib.

"Petani itu diketahui bernama Baringin Sagala (35) yang merupakan warga Simpang Tiga Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Barat, Decky Harmiko Sahputra kepada KLIKPOSITIF.

Informasi yang diterima Tim SAR, korban hanyut terseret sungai batang siduampan sekitar pukul 17.30 WIB (23/8). "Namun kami baru menerima laporan tersebut dari warga setempat sekitar pukul 10.30 WIB tadi," terang Decky.

Dia menjelaskan, pagi itu korban pergi kekebun sawit miliknya dengan menggunakan sepeda motor. Sesampai ditepi sungai, korban meninggalkan sepeda motornya lalu melanjutkan ke lokasi kebun sawitnya yang berada diseberangi sungai.

Seharian berada di kebun, sore itu korban melihat air sungai meluap dan melihat sepeda motornya mulai diseret air sungai. Kemudian korban berupaya mencoba berenang keseberang tempat motornya berada untuk menyelamatkan agar tidak terseret arus sungai.

Namun naas baginya, saat berenang korban tidak bisa melawan derasnya arus sungai dan kemungkinan kelelahan. Sehingga dia terseret arus sungai dan tenggelam sekitar pukul 17.30 Wib sore kemaren.

Korban terseret arus sungai sejauh 2,5 kilometer dari awal lokasi dirinya hanyut. Jasadnya ditemukan Tim SAR gabungan dipinggir sungai batang siduampan tepatnya di muara pining raian.

"Sebelum jasad korban dibawa kerumah duka untuk dilakukan pemakaman. Korban terlebih dahulu dibawa ke puskesmas ranah batahan untuk keperluan visum," ungkap Decky.

Sambung Decky, sebelumnya masih di Kecamatan Ranah Batahan, nenek Siti Patimah (70) dilaporkan hanyut saat mandi di Sungai Batang Taming di Nagari Batahan, sekira pukul 16.00 Wib, pada Jumat (23/8).

"Nenek Siti Fatimah (70) hingga ... Baca halaman selanjutnya