Terkendala Cuaca, Pencarian Siti Patimah Dilanjutkan Hari Ini

"Pencarian dilakukan dengan menyisiri sungai"
Tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran di aliran Sungai Batang Taming, Nagari Batahan. (istimewa)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Pencarian terhadap nenek Siti Patimah (70) diduga korban hanyut di Sungai Batang Taming, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan terus dilakukan hingga Minggu (25/8) malam sampai Senin dini hari.

"Hari ini tim SAR gabungan diantaranya Basarnas, BPBD, Polsek, Koramil, pihak Nagari, Kecamatan dan masyarakat, dibagi dalam dua area pencarian," kata Kepala Koordinator Basarnas Pasaman Barat Zulfahmi kepada KLIKPOSITIF, Senin (26/8) dini hari.

Zulfahmi menjelaskan, pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai dan darat. Sejauh radius tiga kilometer kiri kanan sungai sudah disisir, dari lokasi awal korban dilaporkan hanyut. Sedangkan, penyisiran lewat jalur darat sudah dilakukan sejauh radius dua kilometer ke arah timur.

"Cuaca pun sangat mendukung dan keadaan air sungai pun normal. Namun usaha kita hari ini belum membuahkan hasil dan pencarian terpaksa dihentikan sekitar pukul 17.39 WIB karena hari sudah mulai masuk senja," imbuhnya.

"Meskipun hasil pencarian hari ini nihil, tim SAR kembali memulai pencarian pada pagi esok sekitar pukul 07.00 WIB dan meningkatkan radius pencarian," terang Zulfahmi.

Diungkapkan, sebelum dikabarkan hilang pada pukul 16.00 wib, pada Jumat (23/8) lalu. Ada saksi yang melihat korban sedang berada di daerah perbukitan arah timur sungai sekitar pukul 15.00 WIB. Sebenarnya kata Zulfami, tidak ada satu pun saksi yang melihat korban hanyut.

"Korban dilaporkan hanyut, karena saat itu kondisi air sungai sedang meluap. Sehingga terjadi asumsi sementara hanyut, maka dilaporkan hanyut kepada pihaknya," katanya.

Sebelumnya, nenek Siti Patimah dilaporkan sedang mandi dan hanyut terseret besarnya air luapan sungai batang taming sekira pukul 16.00 Wib, pada Jumat (23/8) lalu.

[Irfan Pasaribu]