Pesawat-pesawat Pembuang Air di Amazon

Pesawat-pesawat perang Brasil membuang air ke hutan yang terbakar di negara bagian Rondonia, Amazon
Pesawat-pesawat perang Brasil membuang air ke hutan yang terbakar di negara bagian Rondonia, Amazon (AFP)

KLIKPOSITIF - Pesawat-pesawat perang Brasil membuang air ke hutan yang terbakar di negara bagian Rondonia, Amazon, menanggapi protes global atas penghancuran hutan hujan tropis terbesar di dunia.

"Presiden Jair Bolsonaro telah memberi wewenang operasi militer di tujuh negara bagian untuk memerangi kebakaran hebat di Amazon, menanggapi permintaan bantuan dari pemerintah daerah mereka," kata seorang juru bicara kantornya, Minggu (25/8).

Kantor berita Reuters menyertai brigade pemadam kebakaran di dekat ibu kota negara bagian Porto Velho, di mana ada daerah yang lebih besar dari lapangan sepak bola yang telah hangus, tetapi kebakaran aktif terkendali di area kecil pohon individu.

Baca Juga

Apa yang memicu kebakaran Amazon?

Selusin petugas pemadam kebakaran berpakaian kuning dari badan penegakan lingkungan Ibama dengan mudah membersihkan sikat dari sekitar tunggul yang terbakar dengan peniup daun, menyiramnya dengan jet yang terhubung ke paket air yang dipasang di punggung mereka dan menutupinya di bumi.

Sebuah video yang diposting oleh kementerian pertahanan pada Sabtu malam (24/8) menunjukkan sebuah pesawat militer memompa ribuan liter (ribuan galon) air dari dua jet raksasa saat melewati awan asap di dekat kanopi hutan.

Tanggapan tersebut datang ketika para pemimpin negara-negara di negara-negara Kelompok Tujuh (G7) yang saat ini bertemu di Prancis menyatakan keprihatinan besar atas kebakaran tersebut.

Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Minggu (25/8) mengatakan G7 mendekati kesepakatan untuk memberikan "bantuan teknis dan keuangan" kepada negara-negara yang terkena dampak kebakaran Amazon.

Hampir 80.000 kebakaran telah didaftarkan di seluruh Brasil hingga 24 Agustus, tertinggi sejak setidaknya 2013, menurut lembaga penelitian luar angkasa INPE.

Dilansir dari laman Aljazeera, Bolsonaro mengumumkan militer akan dikirim pada hari Jumat setelah beberapa hari kritik dari publik dan para pemimpin dunia bahwa pemerintah Brasil tidak melakukan apa pun untuk memerangi api.

Dia juga mengatakan di media sosial bahwa dia telah menerima tawaran pesawat dan dukungan khusus dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk operasi pemadam kebakaran, menyusul seruan antara kedua pemimpin.

Tidak ada detail operasional

Tetapi di luar Rondonia, pemerintah belum memberikan rincian operasional untuk negara bagian lain. Kementerian pertahanan mengatakan dalam sebuah pengarahan pada hari Sabtu bahwa 44.000 tentara tersedia di wilayah utara Amazon Brasil, tetapi tidak mengatakan berapa banyak yang akan digunakan di mana dan apa yang akan mereka lakukan.

Personel militer di sekitar Porto Velho tampaknya sebagian besar mengoordinasikan upaya pemadaman kebakaran, menurut seorang saksi mata Reuters.

Diminta rincian tambahan, kementerian pertahanan mengatakan kepada Reuters dalam sebuah pernyataan bahwa di ketujuh negara bagian yang telah meminta bantuan, militer merencanakan operasi untuk mendukung prakarsa pemadam kebakaran yang sudah berlangsung.

Menteri Kehakiman Sergio Moro juga memberi wewenang kepada pasukan polisi militer untuk membantu memerangi kebakaran, dengan 30 set akan dikirim dari Brasilia ke Porto Velho.

Kantor presiden memposting ke Twitter sebuah foto petugas polisi di pesawat menuju Rondonia yang dijadwalkan tiba pada siang hari.

Menteri Lingkungan Hidup Ricardo Salles memposting sebuah video yang memperlihatkan karavan truk pencegahan kebakaran kuning dan kendaraan pemerintah lainnya, mengatakan bahwa mereka berada di tanah merespons di Rondonia.

Pada hari Minggu, ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan di lingkungan Ipanema yang modis di Rio de Janeiro, setelah demonstrasi di seluruh negeri dan di Eropa pada hari Jumat.

Mengucapkan "cuti Bolsonaro, Amazon tetap", para pemrotes menuntut pemerintah melakukan lebih banyak untuk melindungi hutan.

"Alam sedang dihancurkan. Situasinya lebih buruk sejak dia (Bolsonaro) menjadi presiden - dia ingin mengeksplorasi dan menghancurkan segalanya," kata Teresa Correa, dari negara bagian utara Para, mengatakan kepada kantor berita AFP.

Presiden Kolombia Ivan Duque mengatakan pada hari Minggu bahwa ia akan mengusahakan pakta konservasi dengan negara-negara Amazon lainnya - pertama dalam pertemuan bilateral di Peru minggu ini dan kemudian di Majelis Umum PBB.

"Kolombia ingin memimpin pakta, pakta konservasi, antara negara-negara yang memiliki wilayah Amazon," kata Duque setelah bertemu dengan masyarakat adat di kota Leticia, Amazon di Kolombia selatan.

Penulis: Fitria Marlina | Editor: Agusmanto