Kasus Robohnya Sound System, Polres Padang Panjang Telah Periksa Enam Saksi

"Seluruh yang diperiksa masih dalam status saksi"
Suasana di lokasi kejadian (Facebook)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pihak kepolisian Resor Padang Panjang telah memeriksa sebanyak enam orang saksi dalam insiden jatuhnya tower sound sistem di wilayah hukumnya pada Minggu 25 Agustus 2019 kemarin.

Kasat Reskrim Polres Padang Panjang AKP Hidup Mulya saat dihubungi mengatakan bahwa pihakhya telah memeriksa enam orang saksi yang melihat kejadian tersebut.

"Sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi dan pengumpulan data atas insiden itu," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya belum memastikan penyebab yang membuat empat orang korban mengalami luka dan satu orang diantaranya meninggal dunia.

"Kami masih mengumpulkan data, nanti dari hasil penyelidikan kami akan melakukan gelar perkara tersebih dahulu," lanjutnya.

Ia melanjutkan, pihaknya masih mencaritahu apakah ada pelanggaran pidana dalam insiden tersebut. "Kami masih melakukan penyelidikan, jadi seluruh yang diperiksa masih dalam status saksi," lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, peralatan sound sistem pada gelaran pemecahan rekor muri di Padang Panjang memakan korban.

Peristiwa maut tersebut terjadi di Lapangan GOR Khatib Sulaiman, Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang, Sumatra Barat pada Minggu 25 Agustus 2019 kemarin.

Korban yang tertimpa itu diketahui bernama Niesya Defina Putri (11) dan Adina Raisa Claresta (11), Afrirona (27) dan Guru Honorer Tiara Afririani (28). Satu yang meninggal dunia itu diketahui bernama Rara Rizkyatul Hanif (12).

[Halbert Caniago]