Gubernur Sumbar Setuju Ibu Kota Negara Pindah ke Kalimantan Timur

"Nanti koordinasi kita bisa menggunakan telekomprens. Surat menyurat dengan email, itupun sudah kita lakukan dengan kabupaten dan kota di Sumbar"
Mantan Wakil Presiden ke 6 Try Sutrisno dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno setuju ibu kota negara pindah ke Kalimantan Timur. Sebab hal itu merupakan kebijakan pemerintah pusat, dan sebagai perwakilan pusat di daerah tentu saja mendukung dan menyetujui setiap kebijakan tersebut.

Hal itu disampaikannya saat ditanya awak media usai pengukuhan Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Sumbar sekaligus seminar nasional di Auditorium Gubernuran, Selasa (26/8).

Kemudian, banyak pihak yang mepersoalkan koordinasi yang antara daerah dan pusat nantinya. Dia menilai tidak akan jadi persoalan, sebab ditengah kecanggihan teknologi informasi mesti dilakukan dengan fisik.

"Nanti koordinasi kita bisa menggunakan telekomprens. Surat menyurat dengan email, itupun sudah kita lakukan dengan kabupaten dan kota di Sumbar,"katanya.

Selain itu kata Irwan, jikapun koordinasi tidak dapat melalui IT, dirinya akan datang secara fisik ketempat itu. Sebab, kata Irwan ke Jakarta pun sudah sering, jika pindah ke Kalimantan hanya menambah berapa jam perjalanan lagi.

"Saya rasa tidak ada masalah dalam hal kerjasama dan koordinasi," tukas politisi PKS itu.

Pemindahan ibu kota negara Indonesia ini turut ditanggapi Mantan Wakil Presiden ke 6, Jendral TNI (Purn) Try Sutrisno.

"Ibu kota negara itu bisa kemana-mana dan saya menanggapi dengan hal positif,"ujarnya pada kesempatan yang sama.

Untuk diketahui Ibu Kota negara akan dipindahkan ke Kalimantan Timur (Kaltim) berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kutai Kartanegara. (*)