Ustaz Abdul Somad Lantik Pengurus Yayasan Bukittinggi Madani Berbagi

"Kampanye memakmuran masjid adalah salah satu jalan yang diambil oleh yayasan"
Pelantikan pengurus Yayasan 'Bukittinggi Madani Berbagi' (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Ustaz Abdul Somad (UAS) melantik pengurus Yayasan 'Bukittinggi Madani Berbagi' di Aula Pustaka Bung Hatta Gulai Bancah Bukittinggi, Rabu 28 Agustus 2019. Pada pelantikan tersebut, UAS bertindak sebagai Pembina Yayasan Bukittinggi Madani Berbagi.

UAS mengaku, sebenarnya dirinya tidak pernah tertarik untuk terlibat dalam organisasi ataupun yayasan, dengan alasan 'trauma'.

“Kalau dibuat nama dalam yayasan atau organisasi, saya kurang setuju, dengan alasan trauma. Dulu pernah ditelepon diminta jadi pengurus organisasi, lalu dikirim baju batik bersama ongkos jahit 100 ribu. Di hotel saat pelantikan pengurus, foto-foto. Sesudah itu tidak ada kegiatan. Itu pertemuan pertama sekaligus yang terakhir. Setahun dua tahun sampai lima tahun tidak ada kegiatan, saya lihat di Facebook ternyata organisasi itu sudah dibubarkan,” cerita UAS.

Meski mengaku trauma, namun UAS punya alasan tersendiri mengapa dirinya mau jadi Pembina Yayasan Bukittinggi Madani Berbagi.

UAS menyebut, setiap berceramah di Sumbar, banyak mobil rombongan yang dikawal polisi. Saat berkunjung ke rumah Erman Safar (Ketua Umum Yayasan Bukittinggi Madani Berbagi) dirinya juga melihat banyak masyarakat yang ceria karena diberi beras setiap bulannya. Bahkan di Kota Pekanbaru, ia juga menemukan Erman Safar cs yang membayar listrik masjid.

"Memfasilitasi ustaz, membayar listrik masjid dan memberi beras, itu bagus tapi tidak dikelola oleh professional. Hanya dikelola sendiri saja. Oleh karena itu, saya berfikir, perlu dibuat  lembaganya, agar tidak egois, biar masuk surga juga tidak sendiri. Makanya Yayasan Bukittinggi Madani Berbagi ini didirikan," ulas UAS.

UAS melanjutkan, selain sebagai ajang silaturrahmi, yayasan ini bertujuan untuk menyalurkan amalan seseorang ke tempat yang bisa menjadi bekal sesudah mati menghadap Allah.

"Yayasan ini gunanya untuk menyelamatkan pengusaha kaya yang tak ... Baca halaman selanjutnya