Kembangkan Usaha, Kelompok UMKM Palupuah Agam Berharap Bantuan Pemerintah

Sekdaprov Sumbar Alwis saat dialog dengan perwakilan UMKM Palupuah Agam di ruang kerjanya Sekda
Sekdaprov Sumbar Alwis saat dialog dengan perwakilan UMKM Palupuah Agam di ruang kerjanya Sekda (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Kelompok usaha mikro, kecil dan menengah ( UMKM ) Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam punya keinginan maju dan berkembang seperti UMKM lain di daerah itu.

Untuk maju berkembang mereka masih terkendala sarana dan prasarana, sehingga butuh dukungan dari pemerintah kabupaten, provinsi dan DPRD.

baca juga: Begini Cara UMKM Binaan Pertamina Eksis di Tengah Pandemi Covid-19

Kemarin (29/8) perwakilan kelompok UMKM Palupuah mendatangi Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar) Drs. Alwis untuk berdialog seputar pengembangan UMKM dengan putra terbaik Kabupaten Agam tersebut.

Dalam dialog Alwis mengapresiasi kelompok UMKM yang sudah berperan dalam pembangunan daerah, menggerakkan perekonomian masyarakat khususnya di tingkat kecamatan.

baca juga: Sasar Pelaku UMKM Indonesia, Facebook, PayPal, Google dan Tencent Tanamkan Investasi di Gojek

Dia berpesan dalam setiap kegiatan pembangunan melalui UMKM , kelompok jangan sampai tidak melibatkan unsur ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang, generasi muda serta pemerintah.

Apalagi Palupuah punya banyak potensi seperti ada bunga raflesia, koburan panjang, air tejun, produk pertanian dan perkebunan serta catatan sejarah Palupuh sebagai daerah basis perjuang perlawanan rakyat kepada pemeritah Belanda, untuk kemerdekaan RI.

baca juga: Dukung New Normal, Alwis: Masyarakat Harus Segera Beradaptasi

"Tentu ini bisa menjadi kemasan daya tarik pariwisata agar wisatawan berkunjung," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ketua UMKM Palupuh Adelina Sovya menyampaikan, saat ini masyarakat Palupuah sudah mulai membuka mata, mereka yang selama ini ke sawah dan ladang bersama suami sudah sibuk dengan usaha rumahan.

baca juga: Wali Kota Sebut 10 Ribu UMKM di Padang Terdampak COVID-19

"Kini mereka memiliki kegiatan lain menambah kegiatan, seperti membuat kue makanan, produksi jahitan bordiran, dan anyaman," ujarnya.

Namun, masih terkendala sarana prasarana agar mampu berkembang seperti daerah lain. Selain itu tentunya mereka butuh dukungan pemerintah dalam pemasaran dan kemasan agar menarik bagi wisatawan.

Ia yakin dukungan pemerintah maupun perantau pasti ada, namun program dan kegiatan tersebut banyak masyarakat yang tidak tahu. Untuk itu mereka langsung datang menemui perantau dan putra daerah yang telah sukses dalam bidangnya.

"Untuk itu dia berharap dukungan dan bantuan Pemprov Sumbar, Pemkab Agam, anggota DPRD dan lain-lain dalam bentuk program,kegiatan ataupun kerjasama", harapnya. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir