Yance Dumupa, Pria Asal Papua Serukan Pesan Damai Dari Sawahlunto

"Kepada seluruh warga yang berada di Papua, Yance menghimbau, demo sebagai bentuk menyuarakan pendapat tentu sah-sah saja. Tetapi untuk melakukan kekerasan apalagi bakar membakar jangan dilakukan"
Yance Dumupa, Pria Asal Papua yang Kini Mengabdikan Diri di Kota Sawahlunto (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Yance Dumupa (37), warga Sawahlunto asal Papua serukan pesan damai untuk negeri asalnya, terkait situasi dan kondisi terkini di provinsi paling timur Indonesia tersebut.

Pria kelahiran Nabire ini mengatakan, peristiwa yang terjadi sekarang ini harus bisa diredam, agar Indonesia lebih aman kedepannya.

Menurutnya, tindakan rasial yang dialami warga Papua, yang kemudian menjadi pemicu keadaan sekarang ini harus ditindak.

"Untuk pelaku rasis harus ditangkap dan ditindak sesuai undang-undang yang berlaku. Sebab memang rasis dari dulu sudah sangat dilarang dari seluruh dunia," katanya kepada KLIKPOSITIF di Sawahlunto, Sabtu 31 Agustus 2019.

Kepada seluruh warga yang berada di Papua, Yance menghimbau, demo sebagai bentuk menyuarakan pendapat tentu sah-sah saja. Tetapi untuk melakukan kekerasan apalagi bakar membakar jangan dilakukan.

"Karena fasilitas umum itu milik kita semua, karena dengan itulah yang membuat kita berkembang dan maju kedepannya," ujarnya.

Tak lupa, Yance mengungkapkan kesannya di Sawahlunto, kota yang ia tempati sejak tahun 2007 lalu. "Begini, mau damai datang ke Sawahlunto, mau belajar Bhineka Tunggal Ika datang ke Sawahlunto, karena Sawahlunto multi etnis, semua ada di Sawahlunto," tuturnya.

"Sawahlunto ini hebat, segala kedamaian saya rasakan disini, Sawahlunto luar biasa bagi saya," pungkasnya kemudian.

Diketahui, Yance Dumupa merupakan lulusan Diploma III Institut Pertanian Bogor tahun 2005, dan saat ini mengabdikan diri menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Sawahlunto di bagian Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).(*)