Jual Tulang Harimau, Warga Talamau Pasbar Diamankan Tim Gabungan

Tulang harimau yang dijual pelaku
Tulang harimau yang dijual pelaku (Istimewa)

PASAMAN BARAT , KLIKPOSITIF -- Seorang warga Nagari Talu diamankan Tim Gabungan dari Kepolisian Pasbar dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), karena diduga memperjual belikan tulang hewan satwa yang dilindungi.

"Warga itu bernama Doni Asman (40) warga Kampung Talao Ilia, Jorong Tabek Sirah, Nagari Talu, Kecamatan Talamau. Dia diamankan sekira pukul 19.00 WIB, Sabtu (31/8) tadi," kata Kasat Reskrim Pasbar AKP Afrides Roema kepada wartawan.

Dari tangan pelaku, tim gabungan mengaman kan tulang satwa Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) diantaranya, satu tengkorak kepala dan satu rangka tulang. Dari ukuran rangka, satwa itu diperkirakan berusia dua tahun.

Baca Juga

Dia memaparkan, penangkapan pelaku bermula dari informasi yang diterima dari masyarakat, bahwa pelaku memiliki dan menyimpan bagian-bagian tubuh satwa tersebut.

Berdasarkan informasi itu, tim gabungan berupaya memancing pelaku dengan melakukan penyamaran menjadi pembeli agar bisa melakukan transaksi jual beli dengan pelaku. Saat transaksi itu lah, pelaku langsung diciduk petugas tanpa perlawanan.

Sementara Kepala BKSDA Resor Pasaman, Ade Putra menjelaskan, tulang satwa Harimau Sumatera yang diamankan dari pelaku, merupakan hasil dari jeratan yang dilakukannya di kawasan hutan lindung Talamau.

"Saat ini tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di mako Polres Pasbar . Petugas masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini," ungkapnya.

Akibat perbuatannya, dia melanggar Pasal 21 ayat 2 huruf d junto pasal 40 ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dengan ancaman kurungan penjara maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp 100juta.

[Irfan Pasaribu]

Baca Juga

Penulis: Iwan R

Video Terbaru

Viral Penculikan Anak di Sumbar, Bagaimana Mencegahnya?

YouTube channel KlikPositif.com