BKKBN: Pengguna Alat Kontrasepsi Jangka Pendek di Sumbar Meningkat

"Dari peningkatan itu, Total Fertility Rate (TFR) atau rata-rata total seorang ibu melahirkan di Sumbar mengalami penurunan dari 2.8 tahun 2012 menjadi 2.5 tahun 2017"
Plt Kabid KBKR Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Yusnani (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Plt Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Yusnani mengatakan, pengguna kontrasepsi jangka pendek di provinsi itu terus meningkat.

Hasil survei demografi dan kesehatan indonesia /SDKI 2012, pengguna kontrasepsi jangka pendek dari 61.996 menjadi 63.646 (SDKI 2017).

Dari peningkatan itu, Total Fertility Rate (TFR) atau rata-rata total seorang ibu melahirkan di Sumbar mengalami penurunan dari 2.8 tahun 2012 menjadi 2.5 tahun 2017.

"Kalau ingin sehat sejahtera, cukup punya 2 anak Saja!," kata Yusnani, Senin 2 September 2019 di Padang.

Walaupun terus menampakkan tren positif, ke depan masih perlu komitmen dan dukungan dari berbagai pihak untuk percepatan pencapain program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

"Keberhasilan pencapaiam program KB sangat ditentukan oleh kesertaan masyarakat terutama pasangan usia subur (PUS) dalam ber-KB," kata dia.

Ditambahkannya, tahun 2019 ini merupakan tahun ke-5 pelaksanaan RPJMN dan rencana startegi (2015-2019) sebagai dasar kebijakan, dengan target/sasaran menurunkan angka kelahiran, meningkatkan pemakaian kontrasepsi terutama yang modern menurunkan kejadian unmeed need dan menurunkan angka putus pakai serta meningkatkan peserta KB MKJP.

"Pelaksanaan program KB pada 2018 menunjukkan capaian peserta KB baru sebanyak 91.39 persen (146.730 Aks) dari PPM (160.807 Aks) yang ditetapkan. Untuk meningkatkan komitmen masyarakat, dibutuhkan dukungan berbagai pihak mulai dari stakeholder, provider medis dan mitra kerja baik pemerintah maupun swasta untuk memberikan pelayanan KB yang berkualitas," jelas dia.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar H Syahruddin menyampaikan, penggunaan kontrasepsi tidak saja bertujuan untuk mengendalikan kelahiran, tetapi juga untuk memperkuat hak-hak perempuan dalam menentukan sendiri kapan ... Baca halaman selanjutnya