Sestama: Akses Pelayanan KB Melalui BPJS Masih Rendah

Sekretaris Utama BKKBN, Nofrijal
Sekretaris Utama BKKBN, Nofrijal (KLIKPOSITIF/Khadijah)

PADANG, KLIKPOSITIF - Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN Nofrijal mengatakan akses pelayanan Keluarga Berencana (KB) melalui BPJS Kesehatan masih rendah karena tergolong pelayanan non medis.

"Program BPJS pada 2019 sudah hampir mencapai 100 persen, namun untuk pelayanan KB masih 40 persen," katanya usai kegiatan Orientasi Pembiayaan Pelayanan KB melalui INA CBGs di FLKRT, Senin (2/9).

baca juga: DPR: Berdayakan Posyandu dan Penyuluh KB dalam Penanganan COVID-19

Dijelaskannya, hal itu karena KB masih belum tergolong dalam kategori non medis sehingga tidak ada rujukan pada hal itu dalam program BPJS sehingga akan ada perbaikan dan penyempurnaan yang akan dilakukan.

Ia mengatakan hal ini adalah suatu ketimpangan dan merupakan masalah yang harus dicarikan solusinya tidak hanya bagi BKKBN tapi juga BPJS.

baca juga: Kepala BKKBN Sumbar Lantik Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas

Menurutnya, apabila program KB tidak berjalan maka angka kehamilan dan kelahiran menjadi tinggi dan tentunya akan membebani BPJS secara keuangan.


"Kita akan berkoordinasi dengan BPJS dan Kementrian Kesehatan guna melakukan berbagai upaya agar setiap peserta BPJS mendapatkan pelayanan KB," jelasnya.

baca juga: Penurunan Jumlah Peserta KB Aktif Pengaruhi Meningkatnya Jumlah Penduduk di Sumbar

Upaya tersebut harus direalisasikan dengan cara seluruh fasilitas kesehatan baik swasta maupun milik pemerintah agar bekerja sama dengan BPJS sehingga pelayanan KB dapat dirasakan seluruh masyarakat.(*)

Penulis: Khadijah