Sestama: Akses Pelayanan KB Melalui BPJS Masih Rendah

"Program BPJS pada 2019 sudah hampir mencapai 100 persen, namun untuk pelayanan KB masih 40 persen"
Sekretaris Utama BKKBN, Nofrijal (KLIKPOSITIF/Khadijah)

PADANG, KLIKPOSITIF - Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN Nofrijal mengatakan akses pelayanan Keluarga Berencana (KB) melalui BPJS Kesehatan masih rendah karena tergolong pelayanan non medis.

"Program BPJS pada 2019 sudah hampir mencapai 100 persen, namun untuk pelayanan KB masih 40 persen," katanya usai kegiatan Orientasi Pembiayaan Pelayanan KB melalui INA CBGs di FLKRT, Senin (2/9).

Dijelaskannya, hal itu karena KB masih belum tergolong dalam kategori non medis sehingga tidak ada rujukan pada hal itu dalam program BPJS sehingga akan ada perbaikan dan penyempurnaan yang akan dilakukan.

Ia mengatakan hal ini adalah suatu ketimpangan dan merupakan masalah yang harus dicarikan solusinya tidak hanya bagi BKKBN tapi juga BPJS.

Menurutnya, apabila program KB tidak berjalan maka angka kehamilan dan kelahiran menjadi tinggi dan tentunya akan membebani BPJS secara keuangan.


"Kita akan berkoordinasi dengan BPJS dan Kementrian Kesehatan guna melakukan berbagai upaya agar setiap peserta BPJS mendapatkan pelayanan KB," jelasnya.

Upaya tersebut harus direalisasikan dengan cara seluruh fasilitas kesehatan baik swasta maupun milik pemerintah agar bekerja sama dengan BPJS sehingga pelayanan KB dapat dirasakan seluruh masyarakat.(*)