40 Nagari Gelar Pilwana, Polres Sijunjung Petakan Potensi Kerawanan

Kapolres Sijunjung AKBP Driharto di Mapolres Sijunjung, Senin 2 September 2019
Kapolres Sijunjung AKBP Driharto di Mapolres Sijunjung, Senin 2 September 2019 (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SIJUNJUNG , KLIKPOSITIF -- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sijunjung , AKBP Driharto mengatakan, pelaksanaan Pemilihan Nagari ( Pilwana ) di Kabupaten Sijunjung , terdapat berbagai potensi kerawanan yang memerlukan perhatian serius. Potensi kerawanan, sambungnya, perlu jadi perhatian bersama untuk diantisipasi sejak dini.

"Tujuannya, agar tidak berkembang menjadi ancaman nyata yang dapat mengganggu dan menghambat pemungutan di Tempat Pemungutan Suara (TPS)," katanya di Mapolres Sijunjung , Senin 2 September 2019.

baca juga: 8 Petugas Lapas Muaro Sijunjung Positif COVID-19, 253 Orang yang Kontak Diambil Swab

Driharto menambahkan, dalam pengamanan Pilwana tersebut, pihaknya menurunkan duapertiga dari kekuatan personel yang ditempatkan di TPS.

"Kekuatan yang kita turunkan sebanyak 146 personel. Selain itu kita juga dibantu personel Linmas di Nagari-nagari, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan instansi terkait lainnya," ujarnya.

baca juga: Kasus Virus Corona di Sumbar bertambah 27 per 27 Mei, Jubir: Sijunjung Catatkan 7 Kasus Perdana

Lebih jauh ia melanjutkan, untuk personel segera menyiapkan fisik dan mental dengan dilandasi moral dan disiplin kerja yang tinggi. "Segera petakan kerawanan dan secepatnya kenali situasi di lingkungan TPS, kemudian bangun komunikasi dengan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dan anggota Linmas," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilwana Kabupaten Sijunjung , Yenuarita mengatakan, terdapat 40 Nagari yang melaksanakan Pilwana dari 61 Nagari yang ada. Untuk persiapan, lanjutnya, saat ini sedang proses pengiriman logistik surat suara dan semua akan selesai hari ini.

baca juga: Pelaksanaan Pilwana di Pessel Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

" Pilwana akan digelar pada 4 September 2019 mendatang, untuk
jumlah TPS seluruhnya sebanyak 444 TPS, masing-masing nagari ada yang 3 TPS hingga 5 TPS," katanya.(*)

Penulis: Muhammad Haikal