Kunker di Padang, Wapres: Masyarakat Harus Menjaga Perasaan Demi Keharmonisan Bangsa

"Letupan dan gejolak yang terjadi bisa terjadi hanya karena kata yang menyinggung perasaan. Letupan Papau hampir sama dengan demonstrasi di Jakarta kerena surat Al-Maidah"
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menjemput Wapres Jusuf Kalla di Bandara Internasional Minangkabau (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menyampaikan, masyarakat harus menjaga perasaan untuk keharmonisan bangsa.

Menurutnya, letupan dan gejolak yang terjadi bisa terjadi hanya karena kata yang menyinggung perasaan. Letupan Papau hampir sama dengan demonstrasi di Jakarta kerena surat Al-Maidah.

"Selain itu juga ada kehendak ingin memisahkan diri," ujarnya, Senin malam di Padang.

Dia menjelaskan, setiap daerah mempunyai karakter dan cara penanganan yang berbeda pula. Papua dan Aceh mendapatkan anggaran yang cukup besar dari pemerintah, pembangunan infrastruktur juga diprioritaskan, namun gejolak juga tidak bisa dihindari.

"Mudah-mudahan kita mendapatkan perselesaian yang baik. Walaupun kadang terjadi kesalpahaman," katanya.

Dilanjutkannya, banyak pemicu yang menjadikan api konflik di daerah mulai dari cara pemerintah tidak memuaskan masyarakat, pendidikan yang tidak merata, hingga kesejahteraan yang tidak dirasakan masyarakat.

"Ini harus diperhatikan betul sehingga kita aman dan harmonis dalam berbangsa dan bernegara," tuturnya. (*)