Kisah Bule yang Bersepeda Dari Italia ke Pariaman Untuk Menonton Tabuik Piaman

Aldo Rahul asal Italia (kanan)
Aldo Rahul asal Italia (kanan) (KLIKPOSITIF/Rehasa)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Kecantikan Negeri Indonesia menjadi salah satu alasan bagi sejumlah warga asing untuk bertandang ke Indonesia.

Seperti salah seorang turis asal Italia bernama Aldo Raul yang bersua dengan KLIKPOSITIF di SPBU Simpang Toboh, Pariaman, pada Selasa 3 September 2019 malam.

Aldo Rahul, Bule 62 tahun itu berasal dari Kota Padova. Dia sampai di Padang Pariaman hanya dengan mengayuh kereta angin atau sepeda.

Baca Juga

Saat dihampiri, Aldo Rahul menyambut dengan senyuman. "Halo… halo… selamat malam, " kata Bule yang berupaya berbahasa Indonesia dengan kalimat terbata-bata.

"Nama saya Aldo Rahul asal Italia kota Padova. Sudah 4 negara di Asia saya lewati hanya dengan bersepeda," jelas Aldo.

Dikatakannya, ia bertolak dari Negara Thailand kemudian menuju Malaysia dan Singapore. "Setelah itu baru ke Indonesia. Saya naik kapal untuk mencapai Indonesia dan turun di daerah Dumai. Sudah enam bulan saya melakukan perjalanan. Di setiap tempat yang saya kunjungi, selalu bersepeda," jelas dia.

Di sepeda yang dikendarai Rahul tampak banyak peralatan bergelantungan. Mulai dari matras, pakaian, P3K, selimut hingga peralatan safety lainnya. Sementara untuk bersepeda dia menggunakan pakaian khusus. 

"Ini lengkap semua saya bawa, tentu yang bisa terbawa saja. Ada matras, pakaian dan lain-lainnya. Bersepeda saya cukup menggunakan rompi berwarna oranye, celana pendek dan sepasang sepatu," sebut dia. 

Selama perjalanannya, dia tidak pernah tidur di hotel atau penginapan lainnya. Tapi Bule itu lebih memilih SPBU sebagai tempat melepas lelah.

Si Bule itu mengaku tidak takut atau cemas jika ada yang melakukan kejahatan pada dirinya. "Tidak, saya tidak takut karena saya tidak sendirian. Saya bersama teman," kata pria yang berulang tahun pada bulan Oktober itu. 

Meski mengaku tidak sendirin, namun tak tampak siapa yang menemaninya, kecuali sepeda berwarna hitam itu. 

Dijelaskannya, teman yang dia maksud adalah Tuhan. "Teman saya, God, " sebutnya sambil menunjuk-nunjuk ke arah langit. 

Dengan keyakinan itu, Aldo berani tidur dan bersepeda di tempat-tempat yang dipilihnya. 

Aldo juga menuturkan, dari negara yang telah ditempuhnya, Indonesia merupakan negara dengan daratan terluas. Ini pertama kalinya Aldo menginjakkan kaki di Indonesia. 

"Januari saya pulang ke Italia. Saya akan bersepeda terus sambil menikmati Indonesia yang cantik ini. Saya sudah lama mengagumi Indonesia untuk pemandangan yang indah dan budaya yang hebat. Untuk di Pariaman saya mau melihat Pesta Tabuik," terangnya. 

Prosesi Pesta Tabuik itu sendiri telah dimulai pada 1 September 2019 dan puncaknya akan dilakukan pada 15 September 2019.

Dia mengaku, perjalanannya hanya untuk berwisata, menghabiskan sisa hidupnya untuk menikmati keindahan ciptaan Tuhan Pencipta Alam. 

Selain itu, Aldo mengaku, di Italia kerjanya mengemudikan truk kontainer. 

"Di Negara saya, sehari-hari bekerja sebagai pengemudi truk kontainer. Saya mengemudi di berbagai negara Eropa seperti Italia, Prancis, Jerman dan lainnya," ungkap Aldo.

[Rehasa]

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Iwan R