Sebelum Ditemukan Tergantung, Korban Sering Menangis Saat Bercerita Tentang Kuliah

"Korban juga sering menangis saat menghubungi keluarganya melalui telepon seluler"
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Mahasiswi Universitas Andalas (Unand) Padang yang ditemukan tergantung di kamar kosnya diketahui sering mengeluh kepada kepada teman sekamarnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh teman satu kamarnya, Intan (19), orang pertama yang menemukan korban tergantung di kamar kosnya itu.

"Dia sering bercerita tentang kuliahnya dan dia sering menangis saat bercerita," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa korban sering menangis saat menghubungi keluarganya melalui telepon seluler. Namun ia tidak menjelaskan secara detail permasalahan korban di Kampus Hijau (Sebutan Kampus Unand) itu dan hanya mengatakan permasalahan kampus saja secara umum.

"Kak Aulia sering bercerita tentang permasalahannya di kampus kepada saya dan dia sering menangis saat bercerita," lanjutnya.

Seperti diketahui sebelumnya, korban atas nama Meysi Aulia (19) ditemukan tergantung di jendela kamar kosnya di Jalan Kapalo Koto Kecamatan Pauh, Kota Padang - Sumbar.

Intan menyebutkan, ia kaget saat melihat korban dalam keadaan tergantung dengan jilbab warna hitam yang digantung ke jendela.

"Saat itu saya melihat kamar dalam keadaan gelap dan saya pikir kak Aulia tidak di dalam dan saya membuka pintu menggunakan kunci milik saya," tutupnya.

Hingga saat ini, jenazah korban masih berada di Rumqh Sakit Bhayangkara Polda Sumbar dan pihak kepolisian masih menunggu keluarga korban untuk melakukan outopsi.

[Halbert Caniago]