Kapolsek Pauh: Dugaan Sementara Kami Mahasiswi Itu Bunuh Diri

Visum luar dilakukan oleh petugas kepolisian terhadap jenazah mahasiswi Unand yang ditemukan tergantung di kost-an.
Visum luar dilakukan oleh petugas kepolisian terhadap jenazah mahasiswi Unand yang ditemukan tergantung di kost-an. (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Orang tua Mahasiswi Universitas Andalas ( UNAND ) yang ditemukan tergantung di jendela kamar kosnya pada Selasa 3 September 2019 kemarin menolak jenazah untuk diotopsi. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Pauh, Kompol Hamidi, Rabu 4 September 2019 saat dihubungi KLIKPOSITIF .com.

Baca: Mahasiswi Unand Ditemukan Tergantung di Jendela Kamar

baca juga: Unand Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM, Fakultas Teknik Proyek Percontohan

"Ya, orang tua korban menolak untuk melakukan otopsi. Tapi, kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa pihaknya masih mengumpulkan data untuk memastikan penyebab kematian korban. "Kami masih melakukan penyelidikan, untuk dugaan sementara, korban kami nyatakan bunuh diri," lanjutnya.

baca juga: Hanyut di Bendungan Lesung Air, Seorang Remaja Pessel Ditemukan Meninggal

Hal tersebut dia sampaikan karena pihaknya tidak menemukan kekerasan pada tubuh korban saat melakukan visum luar. "Jenazah tadi sudah dibawa oleh keluarganya ke kampungnya di Desa seberang Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh," lanjutnya.

Seperti diketahui sebelumnya, korban berinisial MA (19) ditemukan tergantung di rumah kosnya di Jalan Kapalo Koto Nomor 48 Kecamatan Pauh, Kota Padang.

baca juga: Buaya Muara Ditemukan di Pemukiman Warga di Padang, BKSDA Sumbar: Bukan di Habitatnya

[Halbert Caniago]

Penulis: Agusmanto