Polisi Geledah Ruangan Direktur RSUD Rasidin Padang

"Sekitar 14 orang personel kepolisian datang ke RSUD Rasiddin yang terletak di daerah Sungai Sapih"
Penggeledahan di ruang Direktur RSUD Rasidin Padang (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang melakukan penggeledahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin Kota Padang terkait dugaan korupsi alat kesehatan.

Penggeledahan tersebut dilakukan pada Jumat 6 September 2019 di ruangan Direktur RSUD Rasidin yang berada di lantai dua.

Sekitar 14 orang personel kepolisian datang ke RSUD Rasidin yang terletak di daerah Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Pihak kepolisian dari Satreskrim Polresta Padang sampai di RSUD sekitar pukul 15.40 WIB dan langsung menuju lokasi.

Setelah dari ruangan Direktur, beberapa orang penyidik langsung menuju ruangan Kepala Seksi Etika Keperawatan yang ada di lantai yang sama.

Di ruangan tersebut, penyidik terlihat memeriksa beberapa berkas-berkas yang ditunjukkan oleh petugas yang bekerja di sana.

Selain itu, kepolisian juga melakukan penggeledahan di ruangan Kasubag Program Rumah Sakit dan mengeluarkan beberapa berkas.

Penyidik yang melakukan penggeledahan membuka lemari berwarna hijau yang terletak di sudut ruangan dan mengeluarkan beberapa berkas.

Untuk penggeledahan tersebut, pihak kepolisian yang ditemui di lapangan masih enggan untuk memberikan keterangan.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Edryan Wiguna mengatakan dugaan korupsi terjadi pada pengadaan alat kedokteran, kesehatan dan KB yang anggaranya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2013.

Dalam proses pengadaan, diduga terjadi sejumlah pelanggaran, dan manipulasi anggaran. Penyidik menduga telah terjadi tindak pidana korupsi berupa penyalahgunaan wewenang yang berpotensi terhadap kerugian keuangan dan perekonomian negara.

"Modus dugaan korupsi dilakukan dengan cara mengangkat harga satuan barang dari alat kesehatan, membuat dokumen fiktif dan mengatur proses lelang," ujarnya.

Kasusnya berawal dari laporan masuk dari masyarakat ... Baca halaman selanjutnya