Bonsai Kimeng Dipatok Seharga Rp 60 Juta, Ini yang Membuat Harganya Selangit

"Bonsai ini mahal karena pertama umurnya yang sudah puluhan tahun"
Bonsai Kimeng yang sudah berusia puluhan tahun (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Sebatang bonsai yang dipamerkan di Festival Florikultura di Padang, dipatok dengan harga yang cukup tinggi, yaitu Rp60 juta per batangnya. Bonsai dengan nama Kimeng itu sudah berumur puluhan tahun.

"Bonsai ini mahal karena pertama umurnya yang sudah puluhan tahun dengan ukuran yang bisa dipajang di dalam rumah," ujar Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Padang, Abdul Malik.

Ia mengatakan, selain umur bonsai yang sudah puluhan tahun, harga yang cukup tinggi itu juga karena akarnya yang sangat banyak melilit di batangnya.

"Untuk yang jenis ini, akarnya sudah sangat banyak dan sudah ditata sebaik mungkin dan mengikuti alur akar yang seharusnya," sambungnya.

Tidak hanya Kimeng, pohon hias lainnya yang dibandrol dengan harga fantastis adalah jenis Akasia Arabika dengan angka Rp60 juta.

"Untuk akasia ini mahal karena tanaman ini cukup langka dan umurnya juga sudah matang," sambungnya.

Dalam festival tersebut, pihaknya membawa sebanyak 25 jenis bonsai dengan jumlah 52 batang dengan harga yang berbeda.

"Kalau untuk bonsai ini harganya mulai dari Rp300 ribu sampai Rp60 juta per batangnya," lanjutnya.

Tidak hanya bonsai langka dari luar negeri, ada dua jenis tanaman lokal yang juga dibandrol dengan harga yang cukup murah.

"Kalau untuk tanaman lokal yang kami punya ada dua yaitu Kinkit dan Gamai-gamai," sambungnya.

Untuk Kinkit, menurutnya berasal dari daerah Payakumbuh, sementara untuk gamai-gamai sendiri berasal dari Kota Padang.

Tanaman hias yang dipamerkan tefsebut memiliki fariatif harga yang cukup fantastis, hal tersebut karena kerumitan dalam perawatan hingga keindahannya.

"Kalau bagi pecinta tanaman hias biasanya menilai dari skema akar hingga batangnya, itulah yang membuat harganya tidak menentu," tutupnya.

[Halbert Caniago]