353 Jiwa Terdampak Angin Kencang di Solok Selatan

"Kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai ratusan juta"
Wabup Solsel Abdul Rahman tinjau lokasi bencana Hujan disertai angin kencang di Kecamatan Pauh Duo. (istimewa)

SOLSEL, KLIKPOSITIF -- Wakil Bupati Solok Selatan (Solsel), Abdul Rahman bersama pejabat Organisasi Pejabat Daerah (OPD) terkait turun meninjau lokasi bencana yang terdampak parah hujan disertai angin kencang di Kecamatan Pauh Duo.

Kedatangan wabub ini untuk melihat langsung dampak yang ditimbulkan dan memastikan para korban yang terdampak mendapat penanganan dengan baik dan memperoleh bantuan secepatnya sesuai kebutuhan.

"Bencana seperti ini sudah beberapa kali terjadi. Kalau dapat pohon yang berdekatan dengan rumah ditebang. Sebab ini sangat berbahaya, bila terjadi angin kencang," ujar Wabup kepada wartawan saat meninjau sejumlah titik kerusakan, Minggu (8/9).

Ia mengungkapkan, kerusakan bangunan rumah milik warga kebanyakan rusak akibat tertimpa pohon yang roboh diterjang angin. Menurutnya, saat ini bantuan berupa material bangunan sangat diperlukan para korban.

"Bahan material bangunan yang dibutuhkan sebab rumah tempat mereka berteduh, kalau lama belum diperbaiki susah. Apalagi Rata-rata korban yang rumahnya rusak mengungsi ke rumah tetangga," katanya.

Dirinya berharap, semua pihak dapat membantu musibah ini, uluran tangan sangat dibutuhkan untuk meringankan beban mereka yang tertimpa musibah. Terlebih katanya, bencana juga merusak satu rumah ibadah yang keberadaannya begitu vital di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari Solsel, Hapison menambahkan, untuk bantuan bencana dapat disalurkan melalui posko di Kantor Wali Nagari Luak Kapau.

"Posko Bantuan di Kantor Wali Nagari Luak Kapau di Ujuang Jalan, disitu sudah tempatkan personil," tukasnya.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan (Solsel) Dicki Nanda Utama mengatakan sebanyak 85 kepala keluarga (KK), 353 jiwa terdampak Hujan Disertai Angin Kencang yang melanda ... Baca halaman selanjutnya