Telah Panggil Puluhan Saksi, Polres Pessel Dalami Dugaan Penyelewengan Bonus Atlet

Bupati Pessel mengunjungi atlet pada Porprov 2016 lalu di Padang
Bupati Pessel mengunjungi atlet pada Porprov 2016 lalu di Padang (KLIKPOSITIF)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat masih mendalami dugaan penyelewengan dana bonus atlet di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pessel anggaran 2017.

Kepala Unit Tipikor Polres Pessel, Reynold Raymond menyebutkan, pihaknya masih tahap penyelidikan dan sudah memanggil puluhan saksi, baik pengurus KONI sendiri, maupun dari masing-masing cabang olahraga (cabor).

"Saksi yang dimintai keterangan sudah lebih dari 20 orang. Ada pengurus KONI Pesisir Selatan, ketua cabor," ungkapnya saat ditemui beberapa orang awak media di ruangannya, Senin 9 September 2019.

Baca Juga

Pihaknya akan terus mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak yang dinilai mengetahui persoalan tersebut. Salah satunya, sebagian atlet penerima yang sekarang tengah berada di luar daerah.

"Jika ditemui bukti-bukti terjadi tindak pidana korupsi statusnya akan ditingkatkan jadi penyidikan, dan sebaliknya," ujarnya.

Sebelumnya, Polres telah mengantongi berupa Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D), SPM, SPP dan SPJ belanja tahun anggaran (TA) 2017. Selain itu, juga telah menerima surat perintah pembayaran dana (SP2D), SPM, SPP dan SPJ belanja TA 2017, dan juga SK Pengurus KONI TA 2017 dan buku kas umum (BKU) KONI Kabupaten Pesisir Selatan TA 2017.

Sebelumnya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan penuhi panggilan Unit Tindak Pidana Korupsi Kepolisian setempat terkait keterbukaan angaran di organisasi tersebut, Senin 26 Februari 2018.

Ketua Bidang Hukum, Wisal Anpriadi mengungkapkan pemberian keterangan itu merupakan salah satu kewajiban organisasi maupun masyarakat untuk memberikan keterangan pada pihak Kepolisian jika ada suatu permasalahan.

"Sebelumnya, Unit Tindak Pidana Korupsi Kepolisian menyurati KONI Pesisir Selatan. Kedua surat tersebut antara lain bernomor B/49/II/2018 terkait Permintaan Keterangan pada Ketua Umum KONI," sebutnya pada KLIKPOSITIF.

Ia menjelaskan, dalam pemeriksaan Tipikor Polres Pessel, pihaknya dicecar 15 pertanyaan dari penyidik. Salah satunya, pihak Kepolisian juga meminta Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D), SPM, SPP dan SPJ belanja tahun anggaran (TA) 2017.

[Kiki Julnasri]

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Rezka Delpiera