BPBD Sawahlunto Sebut Kualitas Udara Satu Kecamatan Sudah Dalam Kondisi Bahaya

"Dari informasi yang kami dapat, hasil pengukuran PLTU Ombilin, itu dinyatakan memang bahwa khusus untuk Kecamatan Talawi itu kondisinya sudah merah dalam arti kata keadaan memburuk"
Kabut Asap yang Menyelimuti Kawasan Kota Tua Sawahlunto (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sawahlunto, Adriusman mengatakan, terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kualitas udara satu kecamatan di Sawahlunto sudah dalam level bahaya.

"Dari informasi yang kami dapat, hasil pengukuran PLTU Ombilin, itu dinyatakan memang bahwa khusus untuk Kecamatan Talawi itu kondisinya sudah merah dalam arti kata keadaan memburuk," katanya kepada KLIKPOSITIF di Sawahlunto, Kamis 12 September 2019.

Adriusman menambahkan, berdasarkan hasil pengukuran tersebut, untuk Kecamatan Talawi, perlu dilakukan tindakan sekarang untuk membagi masker.

"Untuk Kota Sawahlunto secara keseluruhan, kami masih menunggu hasil pengukuran radiasi polusi udara dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sawahlunto," ujarnya.

"Kalau memang hasil pengukuran dari DLH hari ini menyatakan dalam kondisi membahayakan, kita juga akan langsung membagikan masker kepada masyarakat," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sawahlunto Yasril menambahkan, pihaknya sudah menginstruksikan pihak Puskesmas Talawi untuk segera membagikan masker kepada masyarakat.

"Kami akan prioritaskan anak-anak atau usia yang rentan terhadap penyakit. Selain itu kami meminta masyarakat untuk istirahat yang cukup, konsumsi makan makanan yang bergizi serta banyak minum air putih," katanya.(*)