Doa untuk BJ Habibie dari Peserta Stakeholder Meeting Perpustakaan di Padang

"Sebelum acara pembukaan ditutup para peserta mengirimkan doa untuk putra terbaik bangsa Bacharuddin Jusuf Habibie"
Peserta sedang berdoa untuk BJ Habibie (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Ada pemandangan yang mengharukan dalam kegaitan literasi dengan tema “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Padang, Kamis, 12 September 2019. 

Sebelum acara pembukaan ditutup sekitar pukul 11.00 WIB para peserta mengirimkan doa untuk putra terbaik bangsa Bacharuddin Jusuf Habibie.

Berawal dari spontanitas seorang peserta bernama Epi Mardian meminta peserta mengirimkan doa untuk BJ Habibie yang berjasa untuk Indonesia termasuk dalam hal literasi. 

Usulannya disambut baik oleh Asisten Pemerintahan dan Otoda Devi Kurnia, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumbar Wardarusmen dan Pustakawan Ahli Utama, Perpustakaan Nasional Dra Titiek Kismiyati MHum, serta para peserta yang hadir.

Devi Kurnia langsung menyalakan mikrofon di depannya dan memandu hadirin untuk membaca Alfatiha. Tampak peserta dari Perpusnas, Pemprov Sumbar, perwakilan kabupaten dan kota, pengiat pustaka khidmat mengirimkan doa.

Epi Mardian mengatakan, hal itu sebagai bentuk penghormatan terhadap pahlawan bangsa yang telah berjasa. Apalagi sosok Habibie tiada duanya untuk Indonesia.

"Kita harus mendoakan beliau dengan karya-karyanya terhadap bangsa ini," ujarnya.

Presiden RI ke-3, BJ Habibie meninggal di RSPAD Gatot Soebroto dalam usia 83 tahun Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 18.05 WIB.

Siang tadi BJ Habibie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. dimakamkan di makam samping istri tercintanya. BJ Habibie dan Ainun menempati slot nomor 120-121 di TMP Kalibata. (*)