Tak Layak Pakai, Lebih 50 Timbangan Pedagang di Payakumbuh Ditarik

"Kalau pemilik akan mengambil harus menandatangani surat perjanjian bahwa tidak akan menggunakannya lagi untuk kegiatan bisnis. Lebih dari 50 timbangan yang ditarik"
Kegiatan tera ulang timbangan pedagang yang dilakukan Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh. (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Selama sembilan hari menggelar kegiatan tera ulang timbangan, Dinas Koperasi dan UKM Payakumbuh sudah menarik lebih dari 50 timbangan yang dinilai tak layak pakai dari para pedagang di Pasar Payakumbuh.

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, Isra Neldi menyebut, pihaknya melaksanakan kegiatan tera ulang timbangan tersebut selama 10 hari.

"Insya Allah besok (Jumat) hari terakhir, kami akan keliling ke Pasar Payakumbuh karena ada juga timbangan yang tidak bisa dibawa keluar seperti timbangan emas sehingga kami datangi langsung," ujar Isra Neldi, Kamis (12/9).

Dikatakannya, sampai sejauh ini sudah lebih dari 1.500 unit timbangan yang ditera. Dan untuk timbangan yang dinilai tak layak digunakan untuk bisnis, pihaknya melakukan penarikan dengan membawa timbangan tersebut ke posko di halaman parkir Pasar Ibuh Timur, Pasar Payakumbuh.

"Kalau pemilik akan mengambil harus menandatangani surat perjanjian bahwa tidak akan menggunakannya lagi untuk kegiatan bisnis. Lebih dari 50 timbangan yang ditarik," kata Isra.

Dijelaskan Isra, tera ulang timbangan ini merupakan kegiatan tahunan yang merupakan amanat dari UU Perlindungan Konsumen.

"Makanya kegiatan ini sudah ada di DPA Seksi Perlindungan Konsumen Metrologi dengan tujuan menuju pasar tertib ukur. Artinya, semua timbangan yang digunakan pelaku usaha di Payakumbuh sudah memenuhi kalibrasi standar," tuturnya.

Isra mengatakan, Dinas Koperasi dan UKM terus melengkapi sarana dan prasarana kalibrasi sehingga kegiatan tera ulang ini tidak sekali setahun saja dan bisa lebih intens dilakukan.

"Tahun ini kita sedang pengadaan peralatan tera sehingga tahun depan kegiatan monitoring bisa dilakukan sekali dua bulan dan ditargetkan 2021 pedagang sudah bisa datang saja ke kantor setiap hari untuk kalibrasi timbangannya," pungkasnya. (*)