Unand Gelar Aksi Tolak Revisi UU KPK

"Revisi UU KPK jelas bermaksud memperlemah KPK"
Suasana demo yang tengah berlangsung di Unand (Ist)

KLIKPOSITIF -- Dosen dan mahasiswa Universitas Andalas (Unand) menggelar aksi tolak revisi UU KPK, Jumat, 13 September 2019.

"Revisi UU KPK jelas bermaksud memperlemah KPK," ujar Charles Simabura, dosen Hukum yang juga salah seorang orator.

Ia mengatakan poin-poin yang melemahkan seperti penyidik harus dari kepolisian. KPK tidak lagi lembaga negara, tapi lembaga pemerintah. Intinya, sebut Charles, pelemahan KPK.

Aksi ini, lanjutnya, untuk mengingatkan DPR dan Pemerintah untuk mendengar suara rakyat.

Orator lain, Feri Amsari, mengingatkan, apa yang dilakukan pemerintah hari ini akan melahirkan gerakan baru di Indonesia. "Rakyat tidak akan diam terhadap upaya pelemahan ini," ujarnya.

Dalam aksi penolakan revisi UU KPK ini, mahasiswa dan dosen terlihat menggunakan pakaian hitam. Mereka juga menggotong jenazah sebagai simbol matinya KPK. Akhir aksi dilakukan penandatanganan bersama menolak revisi UU KPK. (*)