Dispar Sumbar Khawatir Kabut Asap Mengurangi Minat Peserta TdS 2019

"Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian berharap kabut asap cepat berlalu dan tidak semakin parah sehingga tidak mengurangi minat peserta luar negeri maupun dalam negeri"
Ilustrasi/KLIKPOSITIF (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Kabut asap kiriman Riau-Jambi dan Sumatera Selatan dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap minat peserta event Tour de Singkarak 2019.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian berharap kabut asap cepat berlalu dan tidak semakin parah sehingga tidak mengurangi minat peserta luar negeri maupun dalam negeri.

"Mudah-mudahan kabut asap ini tidak semakin parah sehingga tidak berpengaruh pada minat peserta luar negeri dan dalam negeri untuk ikut TdS 2019," ujarnya kepada KLIKPOSITIF, Jumat, 13 September 2019.

Oni belum bisa memastikan sampai kapan kabut asap akan berlangsung, namun pemerintah sedang berusaha menangani agar tidak semakin parah. Dia juga belum bisa memastikan apakah akan berpengaruh kepada minat peserta TdS 2019.

"Kita belum tahu karena kabut asap ini kan baru beberapa hari ini memasuki wilayah Sumbar. Mudah-mudahan tidak berpengaruh,"katanya.

Kekhawatiran yang sama juga dirasakan
Koordinator Tim Teknis Asep Cheppy Sulaiman. "Takut berpengaruh kepada TdS, semoga November (jadwal pelaksanaan TdS) sudah resah," harapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sumbar Hendri Agung Indrianto mengatakan, peserta TdS 2019 hampir sama dengan tahun sebelumnya.

"Informasi dari tim teknis dan (Union Cycliste Internationale/UCI) peserta hampir sama dengan tahun sebelumnya," jelasnya.

Untuk diketahui, pada 2015 lalu saat pelaksanaan TdS kabut asap kiriman membuat pelaksanaan TdS agak terganggu dan membuat pembalap mengalami berbagai gangguan pernapasan. (*)