Tak Terima Penetapan Pimpinan DPRD Sumbar, Besok FPG Gelar Demo

"Kita menduga adanya mafia jabatan di DPP Gerindra, mafia ini mengelilingi bapak Prabowo"
Partai Gerindra (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Front Perjuangan Partai Gerindra ‎(FPG) Sumbar akan melakukan aksi pada besok, Senin 16 September 2019 di depan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerindra.

Aksi tersebut dilakukan atas penetapan pimpinan di DPRD yang ada di 19 Kabupaten/Kota dan Provinsi Sumbar yang dianggap mengangkangi peraturan dan mekanisme partai.

"Kita sama-sama mengetahui atas permintaan bapak Prabowo, untuk pimpinan di DPRD harus KSB (ketua, sekretaris, bendahara) di pengurus partai," ujar Penanggung Jawab FPG Sumbar, Andri Wijaya, saat dihubungi pada Minggu 15 September 2019.

Ia mengatakan banyak penetapan pimpinan DPRD yang dikeluarkan DPP Gerindra di Sumbar, sarat pelanggaran partai. Untuk itu, pihaknya yang terdiri anggota, kader serta seluruh pengurus Gerindra di Sumbar menolak keputusan DPP ini.

"Kita menduga adanya mafia jabatan di DPP Gerindra, mafia ini mengelilingi bapak Prabowo. Jadi kami harapkan, seluruh surat tersebut yang tidak sesuai dengan mekanisme partai, segera di revisi," lanjutnya.

Menurutnya, seperti penetapan pimpinan di DPRD Sumbar, dimana DPP Gerindra tidak berdasarkan mekanisme partai. Dimana mekanisme partai, harus mengutamakan KSB.

"Jadi kami tidak mengakui Supardi sebagai Ketua DPRD Sumbar. Dia baru calon, kami harapkan kepada DPP segera revisi surat keputusan ini," sambungnya.

Ia mengatakan, untuk aksi besok, pihaknya akan mendatangkan massa sekitar seribuan, yang terdiri dari anggota, kader, pengurus serta simpatisan partai Gerindra yang ada di Sumbar.

"Kita berharap aksi ini bisa merubah surat keputusan DPP, dan kami harapkan kepada bapak Prabowo, bisa memberantas mafia jabatan yang ada di tubuh DPP," tutupnya.

[Halbert Caniago]